Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Pandemi Corona, Penjualan Hewan Kurban Merosot

Terbit 30 Jul 2020 11:41 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan

– Penjualan hewan kurban di sejumlah tempat merosot dampak pandemi Corona. Para pedagang pun mengeluhkan penjualan hewan yang berkurang drastis dibanding tahun sebelumnya.

Seperti yang dialami Dedi (50), penjual hewan kurban asal Kampung Cibogo, Desa Mekargalih, Kecamatan Ciranjang. Pria yang tiap tahun menjual hewan kurban di pinggir jalan Ciranjang – Bojongpicung itu bercerita, biasanya H-1 Idul Adha sudah terjual 120 ekor domba dan 15 ekor sapi. Namun sekarang pada H-1 Idul Adha baru menjual 30 ekor domba dan 5 ekor sapi.

“Pembeli jauh berbeda dibanding sebelumnya. Bukan hanya di Ciranjang, tapi hampir di seluruh pelosok daerah yang ada di Kabupaten Cianjur,” paparnya, Kamis (30/7/2020).

Iklan sevilage

Ia mengatakan, para pedagang hewan kurban lainnya mengeluhkan hal yang sama. “Itu fakta, saya tiap hari komunikasi dengan bandar hewan kurban lainnya sama mengeluh kurang laku menjual hewan kurban,” tambahnya.

Baca Juga
IKM Cipanas Rutin Berkurban, Ratusan Paket Daging Dibagikan ke Warga
Berita · Berita terkait

Kepala Desa Mekargalih, Taryat Bibrata, menambahkan, menurunnya penjualan hewan kurban itu terjadi diduga kuat karena pandemi Corona. Banyak warga yang biasanya kerja di kota, sekarang berada di kampung halaman dengan bekerja seadanya akibat putus kerja.

“Hingga untuk sementara banyak warga yang memilih beli sembako karena pandemi Covid-19 takutnya berkepanjangan. Mungkin itu yang menjadi alasan warga tidak memotong hewan kurban,” tuturnya.

Penjual hewan kurban di Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Ade menceritakan bahwa penjualan hewan kurban tahun ini turun sekitar 30 persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga
Sapi Kurban di Cianjur Masuk Rumah Warga, Evakuasi Hingga 3 Jam
Berita · Berita terkait

“Kalau tahun sebelumnya, jelang hari raya kurban seperti ini biasanya hewan kurban kambing sudah terjual 150 ekor,” ungkapnya.

Menurut Ade, sepinya pembeli hewan kurban kambing tahun ini diduga disebabkan lesunya perekonomian pengaruh wabah virus Covid-19. Saat ini pun baru puluhan ekor kambing gang terjual.

“Tahun ini hanya menjual kambing kurban 30 ekor saja, kalau tahun kemarin saya jual kambing sampai 150 ekor,” tandasnya.(ct4/ct6/rez)

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Afsal Muhammad | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{