banner 325x300
Berita

Jeratan Fintech, “Bukannya Membantu Ujungnya Malah Jadi Buntu”

×

Jeratan Fintech, “Bukannya Membantu Ujungnya Malah Jadi Buntu”

Sebarkan artikel ini
Jeratan Fintech

CIANJURUPDATE.COM, Cianjur – Niat hati menyelesaikan masalah, tapi ujungnya malah bermasalah terkena jeratan Fintech. Itulah cerita Permana, seorang pemuda Cianjur yang nekat meminjam uang secara online melalui aplikasi fintech. Bukannya membantu tapi ujungnya malah buntu.

Mantan karyawan swasta itu kini kerap merasa malu kepada temannya, karena dituding tidak bertanggung jawab. Pihak fintech tempatnya meminjam kerap menghubungi teman, keluarga, hingga atasannya untuk menagih hutang.

banner 325x300

Kejadian itu bermula ketika Permana meminjam uang untuk kebutuhannya.

Baca Juga: Masa Tenang, Kominfo Pantau dan Siap Blokir Iklan Kampanye di Platform Digital

“Beberapa bulan lalu saya pinjam uang sejuta karena ada kebutuhan mendesak. Uang yang diterima Rp750 ribu tapi yang harus dibayar tetap sejuta,” paparnya saat diwawancara.

Singkat cerita, pada hari itu juga uang cair masuk ke rekeningnya. Dengan sumringah Permana langsung belanja kebutuhan pokok dan pakaian hingga uang habis dalam waktu singkat.

Hari gajihan pun tiba. Waktu jatuh tempo masih lama. Namun kebutuhan sehari-hari ayah dua anak ini tidak berhenti, sehingga uang gajih pun terpaksa dipakai.

“Buat bayar kontrakan, makan, sekolah, cicilan, dan lainnya;” sebutnya.

Tak terasa waktu jatuh tempo pun tiba. Pihak fintech sudah menghubunginya, namun uang belum ada. Tak sampai di situ, penagihan pun berlanjut ke teman dan keluarganya.

“Teman saya, keluarga saya, sampai supervisor saya ditelpon dan sms. Bilangnya saya harus segera menyelesaikan utang,” tambahnya.

Hal yang paling tidak mengenakan baginya ketika atasan menegurnya karena ditelpon kembali oleh fintech. Bahkan dirinya ditegur keras.

“Saat meeting bis ditelpon terus. Sampai akhirnya saya dimarahin gara-gara dianggap asal kasih nomor orang. Padahal saya gak tahu apa-apa,” tambahnya.

Dirinya ingin segera melunaskan utangnya, namun apa daya belum ada uang. “Saya usaha sampai jungkir balik buat ngelunasin. Malu saya uang gak seberapa, terus nunggak juga gak lama tapi nagihnya kaya apa,” tuturnya. (Rez)

banner 325x300
banner 325x300

Tinggalkan Balasan