Jelang Lebaran, Bupati Cianjur Fokus Benahi Jalur Mudik Hingga Tertibkan Travel Gelap
CIANJURUPDATE.COM – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk memastikan kelancaran arus mudik menjelang Idul Fitri 2026. Salah satu fokus utama adalah perbaikan infrastruktur jalan serta penerangan di sejumlah jalur yang kerap dilalui pemudik.
Bupati Cianjur, dr.Muhamad Wahyu Ferdian, mengatakan jalur yang menjadi perhatian utama berada di beberapa ruas strategis yang berpotensi mengalami kepadatan kendaraan saat musim mudik.
BACA JUGA: Bupati Cianjur Larang Penggunaan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 2026
“Perlintasan untuk pemudik di Kabupaten Cianjur terutama saat ini menjadi fokus adalah ruas Bandung–Cianjur, lalu yang paling utama jalur Puncak yang bisa terjadi kemacetan, termasuk juga daerah Cianjur–Sukabumi dan jalur menuju Cianjur selatan,” ujar Wahyu, Minggu malam (15/3/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya untuk mendukung kelancaran arus mudik. Salah satunya dengan melakukan perbaikan jalan serta mengaktifkan penerangan jalan umum (PJU) di jalur-jalur yang menjadi lintasan pemudik.
“Kami melakukan berbagai upaya untuk kelancaran pemudik, salah satunya perbaikan jalan. Lalu juga PJU kita aktifkan di jalur-jalur yang menjadi perlintasan, mudah-mudahan bisa membantu warga masyarakat yang saat ini mudik,” katanya.
BACA JUGA: Bupati Cianjur Upayakan Pemulangan Warga dari Wilayah Konflik, Siapkan Rute Alternatif
Namun, Wahyu mengakui masih terdapat beberapa titik jalan yang menjadi perhatian masyarakat, seperti di pertigaan Pasir Hayam yang masih bergelombang serta Jalan Lingkar Timur yang dinilai masih minim penerangan dan terdapat sejumlah lubang.
Ia menjelaskan sebagian titik tersebut berada di ruas jalan nasional sehingga pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk percepatan perbaikan.
“Memang ada beberapa titik di ruas jalan nasional yang menjadi perhatian kami. Kami sudah berkoordinasi dengan kementerian terkait dan sudah kami informasikan. Tetapi kami di daerah juga tidak akan berdiam diri, bila diperlukan kabupaten juga akan turun untuk memperbaiki,” tegasnya.
BACA JUGA: Susu Impor China di Program MBG Disorot, Bupati Cianjur Pastikan Satgas Turun Tangan
Terkait kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Wahyu menyebut persiapan sudah dimulai sejak 13 Maret 2026 dan akan terus ditingkatkan secara intensif.
“Persiapan sudah berjalan dari tanggal 13, dan kita akan terus bergerak secara intens agar dapat mengawal keamanan Idul Fitri,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Pemkab Cianjur juga menyoroti persoalan travel gelap yang kerap muncul menjelang musim mudik. Wahyu mengaku khawatir karena praktik tersebut kerap memicu konflik di lapangan, termasuk aksi sweeping yang dilakukan oleh sebagian sopir angkutan resmi.
BACA JUGA: Pemkab Cianjur Perkuat MPP, Bupati Wahyu Teken MoU dengan Polres, Samsat, dan BPJS Kesehatan
“Ini menjadi kekhawatiran kita setiap tahun. Selain operasional travel gelap, juga banyak warga sipil yang terkena amarah dari rekan-rekan sopir elf yang kadang tidak tepat sasaran,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut Wahyu, mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi resmi demi keamanan perjalanan. Pemkab juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk menertibkan travel ilegal.
“Kami mendorong masyarakat untuk menggunakan transportasi resmi. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Dishub untuk menertibkan travel gelap tersebut,” ujarnya.
BACA JUGA: Pemkab Cianjur Perkuat MPP, Bupati Wahyu Teken MoU dengan Polres, Samsat, dan BPJS Kesehatan
Di sisi lain, ia juga meminta para pengusaha transportasi resmi, termasuk operator travel dan elf, untuk melakukan pembenahan layanan agar lebih nyaman dan menarik bagi masyarakat.
“Kami memohon kepada para pengusaha travel untuk berbenah diri, melihat kenapa masyarakat lebih memilih travel gelap meskipun ongkosnya lebih tinggi. Mudah-mudahan ke depan transportasi resmi bisa lebih baik, lebih nyaman, sehingga masyarakat lebih tertarik,” pungkasnya.***





















