Kabur Saat Razia Knalpot Brong, Pemuda di Cianjur Tertangkap Bawa Celurit
CIANJURUPDATE.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur mengamankan seorang pemuda berinisial GP (26) setelah kedapatan membawa senjata tajam jenis celurit saat razia kendaraan di Jalan Siliwangi, Kelurahan Sawah Gede, Cianjur, Sabtu (25/4/2026) malam.
Penangkapan bermula ketika petugas kepolisian menggelar razia rutin terhadap kendaraan yang menggunakan knalpot bising (brong) di depan Bale Rancage. GP, yang saat itu mengendarai sepeda motor matik, menolak diberhentikan dan justru memacu kendaraannya untuk melarikan diri dari pemeriksaan.
Kapolres Cianjur, AKBP A. Alexander Yurikho Hadi, mengonfirmasi bahwa petugas di lapangan segera melakukan pengejaran terhadap pengendara tersebut.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Tabrak Lari Advokat di Cianjur, Sopir Pikap Ditangkap di Bogor
“Petugas langsung melakukan pengejaran dan akhirnya berhasil menghentikan laju kendaraan dari pemuda tersebut,” ujar Alexander, Minggu (26/4/2026).
Setelah berhasil dihentikan, petugas melakukan penggeledahan karena mencurigai perilaku pengendara. Hasilnya, polisi menemukan sebilah celurit dengan panjang sekitar 30 sentimeter yang disimpan di dalam bagasi sepeda motor.
“Jadi selain menggunakan knalpot brong, pemotor ini berusaha kabur karena di dalam bagasi sepeda motornya ada celurit sepanjang 30 centimeter,” kata Alexander.
BACA JUGA: Sopir Pikap Pelaku Tabrak Lari Advokat di Cianjur Ditangkap Polisi
Berdasarkan pemeriksaan awal, GP mengaku membawa senjata tajam tersebut dengan alasan keamanan pribadi. Meski demikian, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan tidak ada keterkaitan dengan rencana tindak pidana lainnya.
“Dalihnya seperti itu, tapi kami masih dalami motif lain dia membawa senjata tajam,” tuturnya.
Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diserahkan ke Satreskrim Polres Cianjur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Alexander menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan upaya preventif kepolisian dalam menjaga ketertiban masyarakat.
“Kami amankan untuk mencegah terjadinya tindak kriminal dengan menggunakan senjata tajam tersebut,” pungkasnya.***





















