Satlantas Polres Cianjur Catat 49 Ribu Kendaraan, Terapkan One Way di Jalur Puncak
CIANJURUPDATE.COM – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur bergerak taktis mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang melintasi wilayah hukumnya pada Senin (23/3/2026). Berdasarkan data Traffic Counting (TC), tercatat sebanyak 49.700 kendaraan masuk dan keluar melalui tiga gerbang utama Kabupaten Cianjur hanya dalam kurun waktu lima jam.
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa meskipun arus lalu lintas mengalami peningkatan signifikan, situasi secara umum di lapangan tetap terkendali dalam kategori ramai lancar.
Dari pantauan di lapangan sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB, titik perbatasan Puncak (Bogor-Cianjur) menjadi jalur tersibuk dengan total 22.249 kendaraan. Disusul oleh jalur Citarum (Bandung-Cianjur) dengan 14.097 kendaraan, dan jalur Gekbrong (Sukabumi-Cianjur) sebanyak 13.354 kendaraan.
BACA JUGA: Kebun Raya Cibodas Hadirkan Program “Poelang Kampeong”
“Fokus kami ada pada keseimbangan arus. Di jalur Puncak, pergerakan didominasi oleh kendaraan roda dua yang keluar dari Cianjur menuju Bogor dengan angka mencapai 8.006 unit,” ujar AKP Aang Andi Suhandi dalam keterangannya, Senin (23/3/2026).
Untuk mencegah terjadinya stagnasi, AKP Aang Andi Suhandi menginstruksikan penerapan rekayasa lalu lintas berupa Cara Bertindak (CB) One Way sepenggal secara situasional. Langkah ini difokuskan pada titik-titik krusial di jalur Puncak-Cipanas, mulai dari Pos Hanjawar hingga Pos Pasar Cipanas.
Beberapa langkah taktis yang telah dilaksanakan antara lain penyekatan SPBU Cholibah Pemberlakuan One Way sepenggal dari arah Bogor/Jakarta menuju Cipanas yang dilakukan dalam tiga tahap (pukul 08.30, 09.30, dan 10.30 WIB) dengan durasi penarikan arus antara 20 hingga 30 menit, Simpang Cikanyere, Rekayasa tutup-buka di Pertigaan Cibodas pada pukul 11.15 WIB guna mengurai kepadatan lokal di kawasan wisata.
“Skema sepenggal ini terbukti efektif mencairkan antrean tanpa harus menutup total arus dari arah berlawanan dalam waktu lama. Kami mengedepankan fleksibilitas di lapangan,” tambah AKP Aang.
Sebanyak 68 personel disiagakan dan terploting di sepanjang jalur arteri untuk memastikan tidak ada hambatan samping yang memicu kemacetan. Berkat kesiapsiagaan tersebut, Kasatlantas memastikan bahwa hingga siang hari, laporan kecelakaan lalu lintas (laka lantas) maupun kejadian menonjol lainnya dinyatakan Nihil.
Selain itu, tidak ada agenda kunjungan VVIP tingkat nasional maupun provinsi yang melintas, sehingga fokus petugas sepenuhnya tercurah pada pelayanan masyarakat dan pengaturan arus.
AKP Aang Andi Suhandi menghimbau kepada para pengendara, khususnya pengguna roda dua yang mendominasi jalur, agar tetap waspada, menjaga jarak aman, dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif.***





















