Berita

Tebing di Batulawang Cipanas Ambrol, Satu Rumah Jebol, Bangunan Warga dan TK Terdampak

CIANJURUPDATE.COM – Hujan deras dengan intensitas tinggi memicu terjadinya bencana tanah longsor di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, pada Selasa (14/4/2026).

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu rumah warga mengalami kerusakan berat dan berdampak pada fasilitas pendidikan.

Longsor terjadi di wilayah Kampung Lebak Pulus RT 01/RW 10. Material tanah dari tebing setinggi 30 meter dengan lebar 20 meter runtuh dan menimpa area dapur rumah milik warga di Kampung Lembur Warung RT 02/RW 10 hingga jebol.

BACA JUGA: Akses Desa di Cibeber Cianjur Terputus Longsor, Warga Keluhkan Lambannya Respon Pemerintah

Ketua RT 01, Dadan Hamdani, menjelaskan bahwa musibah ini bermula ketika hujan lebat mengguyur kawasan tersebut sejak sore hari, sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.

“Kejadian ini bermula pada saat hujan deras mengguyur dari jam 16.00 hingga 18.00 mengakibatkan tebing setinggi 30 m dan lebar 20 m longsor hingga menimpa dapur rumah warga di kampung Lembur Warung RT 02 RW 10 jebol sehingga barang-barang yang ada di dapur hancur tertimbun mati dalam longsor,” ujar Dadan saat dikonfirmasi Cianjur Update, Selasa (14/4/2026).

Rumah yang terdampak langsung tersebut diketahui dihuni oleh satu kepala keluarga (KK) dengan total tiga jiwa.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Gekbrong, Dua Dapur Rumah Warga Rusak

“Selain satu unit rumah yang mengalami kerusakan pada bagian dapur, tercatat dua rumah warga lainnya serta satu bangunan sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di lokasi tersebut turut terdampak oleh pergerakan tanah,” kata dia.

Ia menyebut, proses pembersihan material longsor di rumah yang jebol telah dilakukan, namun belum selesai secara menyeluruh.

“Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa ini, penghuni rumah yang mengalami kerusakan sementara diungsikan ke rumah kerabat terdekat guna menghindari potensi bahaya susulan,” tagasnya.

BACA JUGA: Kerusakan Jalan dan Risiko Longsor, Jalur Puncak II Dicoret dari Daftar Alternatif Mudik 2026

Terkait nilai kerugian materil, pihak berwenang setempat belum dapat memberikan angka pasti. Saat ini, pihak RT dan Pemerintah Desa Batulawang masih melakukan pendataan bersama para korban di lapangan.

“Warga di sekitar area tebing diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi, telah menerima laporan dan melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian untuk menginventarisasi kerusakan.

BACA JUGA: Pemkab Cianjur Kaji Relokasi Belasan Rumah Terdampak Longsor Campakamulya

“Pihaknya desa sudah melakukan peninjuan ke lokasi kejadian dan menghitung apa yang rusak dalam peristiwa tersebut,” kata Nanang.

Selain melakukan peninjauan, Pemerintah Desa Batulawang juga telah berkoordinasi dengan otoritas kecamatan untuk langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami juga sudah berkoordinasi melaporkan melalui via WhatsApp ke Kecamatan Cipanas untuk menginventarisasi dan berupaya terhadap barang-barang dibutuhkan di lokasi yang bisa dibawa ke lokasi,” tambahnya.

Selain satu unit rumah yang mengalami kerusakan pada bagian dapur, tercatat dua rumah warga lainnya serta satu bangunan sekolah Taman Kanak-Kanak (TK) di lokasi tersebut turut terdampak.

BACA JUGA: Hujan Deras Picu Longsor di Campakamulya Cianjur, Belasan Rumah Rusak, Akses Jalan Lumpuh

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hingga saat ini pembersihan material longsor telah dilakukan namun belum menyeluruh. Besok pun kami berapa pemerintah Kecamatan akan menginpentaris kan berupa terpal dan lainya untuk menutup longsoran agar tidak terjadi hal apapun apabila ada susulan,” ucap dia.

Menyikapi cuaca ekstrem yang sedang berlangsung, Nanang Rohendi menegaskan kembali pentingnya kewaspadaan warga sebagaimana yang telah disampaikan melalui surat edaran sebelumnya.

“Dengan cuaca yang ekstrem saat ini agar warga di semua wilayah Desa Batulawang siap siaga ketika ada hal-hal yang tidak kita ingin. Segera melaporkan ketika kejadian,” tegasnya.

Saat ini, pihak desa bersama pengurus RT masih terus melakukan pendataan untuk menaksir total kerugian materil yang dialami para korban.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan