Berita

Tutup Smartren 2026, SDN Gayam Santuni Puluhan Yatim, Wabup Ramzi: Saya Apresiasi Tanpa Bebankan Orangtua

CIANJURUPDATE.COM – Suasana penuh haru dan kebahagiaan mewarnai penutupan Pesantren Kilat Ramadhan (Smartren) di SD Negeri Gayam, yang telah berlangsung selama 20 hari.

Acara ini menjadi istimewa karena untuk kedua kalinya ditutup langsung oleh Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi, yang mana sebuah kehormatan besar bagi sekolah dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini terselenggara murni berkat dukungan para donatur tanpa pungutan dari orang tua maupun siswa, yang berlangsung di halaman SDN Gayam pada Jumat 13 Maret 2026.

BACA JUGA: SDN Gayam Konsisten Tebar Kebaikan di Muharram, Santuni Puluhan Yatim dan Duafa

Kebersamaan ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial dan semangat gotong royong masyarakat Cianjur.

Kepala Sekolah SD Negeri Gayam, Rusmiati, S.Pd. mengatakan, bahwa tujuan utama pesantren kilat ini adalah membentuk karakter dan akhlak mulia bagi siswa.

Selama 20 hari pembinaan, anak-anak diharapkan menjadikan ilmu dan pengalaman ini sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari setelah Ramadhan.

BACA JUGA: Festival Karya Anak Bangsa Meriahkan SDN Gayam Tanpa Pungutan, Bukti Kolaborasi dan Cinta untuk Anak-anak

“Selama empat tahun berturut-turut, SD Negeri Gayam rutin melaksanakan santunan bagi anak-anak yatim. Tahun ini, selain santunan, anak-anak juga menerima bingkisan serta uang baru untuk menyambut Idul Fitri,” kata Rusmiati.

Hal ini, menurutnya diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri pada anak-anak yatim agar tidak merasa minder, serta menyadarkan bahwa semua adalah takdir dan qadarullah.

“Kegiatan kami ini murni tidak melibatkan orangtu dalam hal penganggaran. Kami tidak meminta atau memungut, tapi kami melibatkan orangtua sebagai dukungan moril terhadap siswa supaya kegiatan Ramadan ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

BACA JUGA: Kelulusan SDN Gayam Cianjur Digelar Sederhana Namun Penuh Makna, Kepsek: Kami Tak Pungut Biaya

Senada disampaikan Wakil Bupati Cianjur, Abi Ramzi. Bahwa pemerintah memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, Smartren hingga santunan anak yatim bukan ini sekadar pemberian materi, tetapi wujud nyata kepedulian sosial dan kasih sayang masyarakat.

“Penutupan Pesantren Kilat Ramadhan di SD Negeri Gayam bukan hanya acara seremonial, apalagi jika tidak membebankan orangtua dalam hal penganggaran. Tapi juga momentum kebersamaan, kepedulian sosial, dan pembinaan akhlak generasi muda. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan