Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Tempat Hiburan Malam di Cianjur Wajib Tutup Selama Ramadan, Bupati: Jika Membandel Akan Disanksi

Terbit 18 Feb 2026 10:46 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Tempat Hiburan Malam di Cianjur Wajib Tutup Selama Ramadan, Bupati: Jika Membandel Akan Disanksi — Cianjur Update
Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian. Foto: Fauzi/Cianjur Update

CIANJURUPDATE.COM — Pemerintah Kabupaten Cianjur mengimbau seluruh pengelola tempat hiburan malam untuk tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan. Kebijakan tersebut diterapkan guna menjaga kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian menegaskan, penutupan tempat hiburan malam selama Ramadan bersifat wajib. Pengelola yang tetap beroperasi akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Untuk tempat hiburan malam selama bulan Ramadan ditutup. Jika membandel, tentu akan diberikan sanksi sesuai aturan,” kata Wahyu Ferdian kepada wartawan, Rabu (18/2).

Iklan sevilage

Sementara itu, untuk rumah makan dan usaha kuliner, pemerintah daerah mengatur jam operasional sesuai dengan surat edaran. Rumah makan diminta tutup pada pagi hingga siang hari dan diperbolehkan buka menjelang sore untuk melayani masyarakat berbuka puasa.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

“Bagi masyarakat yang tidak berpuasa, kami minta tetap saling menghormati. Prinsipnya adalah menjaga ketertiban dan kekhusyukan ibadah,” ujarnya.

Wahyu Ferdian juga menegaskan tidak perlu adanya tindakan sweeping selama Ramadan. Menurutnya, kesadaran dan toleransi masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan suasana yang kondusif.

“Tidak perlu ada sweeping. Masyarakat kami kembalikan pada kesadaran masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Terkait fenomena perang sarung yang kerap terjadi saat Ramadan, Bupati menilai kegiatan tersebut tidak memiliki manfaat dan berpotensi mengganggu ketertiban umum. Ia pun mengimbau agar masyarakat, khususnya generasi muda, mengisi Ramadan dengan kegiatan yang lebih positif.

Adapun soal kompensasi bagi pekerja tempat hiburan malam yang terdampak penutupan sementara, Wahyu Ferdian menyebut hal tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pengelola usaha.

“Untuk kompensasi pekerja, itu menjadi urusan dan tanggung jawab pihak tempat hiburan malam,” tutupnya.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{