Berita

PMI Cianjur Salurkan Bantuan Beras dan Paket Keluarga untuk Korban Banjir Batulawang Cipanas

CIANJURUPDATE.COM – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cianjur mendistribusikan bantuan logistik bagi warga terdampak banjir di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Rabu (6/5/2026). Bantuan yang disalurkan meliputi 100 kilogram beras dan 20 paket keluarga (family kit).

Ketua PMI Cianjur, Ahmad Fikri, menyatakan bahwa bantuan tersebut diserahkan langsung oleh pengurus PMI kepada ketua RT, RW, serta Kepala Desa Batulawang di Kampung Ciseureuh. Bantuan ini ditujukan bagi 20 kepala keluarga yang terdampak banjir akibat cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.

“Kami bersama pengurus menyerahkan bantuan berupa beras dan paket keluarga pada ketua RT dan RW serta kepala desa di Kampung Ciseureuh, Desa Batulawang, guna meringankan beban mereka,” ujar Ahmad Fikri di Cianjur, Rabu.

Saat ini, puluhan warga yang sempat mengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing. Kepulangan warga dilakukan setelah petugas gabungan berhasil membersihkan material lumpur tebal sisa banjir yang sempat merendam pemukiman setinggi 60 centimeter.

BACA JUGA: PMI Cianjur Siagakan 5 Posko dan Ambulans Gratis Saat Arus Mudik Lebaran 2026

Meski tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa, PMI tetap bersiaga memantau kebutuhan warga. Bantuan yang diberikan kali ini bersumber dari hasil bulan dana kemanusiaan PMI akhir tahun 2025.

“Kami akan terus mendistribusikan bantuan secara langsung atau melalui pihak desa yang sudah mengajukan permohonan bantuan ke PMI Cianjur, bantuan yang diberikan merupakan hasil bulan dana kemanusiaan PMI di akhir tahun 2025,” tambah Fikri.

Kepala Desa Batulawang, Nanang Rohendi, mengungkapkan bahwa cuaca ekstrem memicu banjir yang terjadi dua kali dalam waktu singkat. Pada kejadian pertama, sebanyak 72 jiwa sempat mengungsi. Selang satu hari setelah kembali ke rumah, banjir susulan kembali merendam 20 unit rumah.

BACA JUGA: Di Balik Meriahnya Kirab Budaya Cianjur, Ada Suara yang Nyaris Tak Terdengar

“Banjir terjadi dua kali hanya berselang satu hari, namun saat ini warga sudah kembali ke rumah diminta untuk tetap waspada dan berhati-hati segera mengungsi ketika hujan kembali turun deras karena penanganan sedang dilakukan,” kata Nanang.

Menurut Nanang, banjir dipicu oleh curah hujan tinggi yang membuat saluran air di bagian atas perkampungan tidak berfungsi optimal. Sebagai langkah antisipasi jangka pendek, pihak desa kini tengah melakukan perbaikan infrastruktur.

“Banjir yang terjadi akibat curah hujan yang tinggi membuat saluran air di atas perkampungan warga tidak berfungsi dengan baik, sehingga saat ini pihaknya tengah berupaya melakukan penanganan dengan memasang gorong-gorong,” pungkasnya.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan