Berita

Sempat Dirawat di ICU, Satu Korban Keracunan Jamur Liar Hembuskan Napas Terakhir di RSUD Sayang Cianjur

CIANJURUPDATE.COM – Kabar duka menyelimuti Kampung Sela, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon. Wahyu Saripudin (65), salah satu dari empat korban keracunan jamur liar, dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026) malam setelah berjuang melewati masa kritis di RSUD Sayang Cianjur.

Peristiwa memilukan ini bermula pada Rabu (21/1) sore, saat anak korban membawa pulang seember jamur liar yang dipetik dari hutan di sekitar pemukiman mereka. Jamur tersebut kemudian diolah dan disantap oleh keluarga Wahyu serta kerabatnya, Yanto (48). Tak lama berselang, petaka muncul dalam bentuk mual hebat dan pusing yang menyerang empat orang sekaligus.

Wahyu bersama tiga korban lainnya dilarikan ke rumah sakit pada Rabu malam sekitar pukul 19.00 WIB. Meski sempat menjalani observasi awal, kondisi fisik Wahyu yang sudah lanjut usia menurun drastis dalam hitungan jam.

Kepala Instalasi Humas RSUD Sayang, Raya Sandi, menjelaskan bahwa tim medis telah berupaya maksimal melakukan penanganan darurat sejak pasien tiba.

BACA JUGA: Empat Warga Cikalongkulon Diduga Keracunan Jamur Liar, Satu Dirawat Intensif

“Korban (Wahyu) awalnya akan menjalani rawat inap di ruangan, tetapi pasien mengalami pemburukan yang diharuskan masuk keruangan perawatan ICU,” ujar Sandi, Kamis (22/1/2026).

Setelah dipindahkan ke ruang ICU pada Kamis dini hari, kondisi Wahyu tak kunjung stabil. Racun dari jamur liar tersebut diduga memberikan dampak yang sangat berat bagi tubuh lansia tersebut hingga akhirnya ia menghembuskan napas terakhir.

“Pasien meninggal dunia pada pukul 18.40 WIB. Kemudian diserahkan pada pihak keluarga untuk dimakamkan,” lanjut Sandi.

Di tengah duka meninggalnya Wahyu, kabar baik datang dari tiga korban lainnya. Berdasarkan keterangan pihak rumah sakit, kondisi fisik Yanto, Yani, dan Imas (50) mulai menunjukkan tren positif.

BACA JUGA: Darurat Kekerasan Pelajar di Cianjur: DPRD Desak Langkah Konkret Pasca Duel “Gladiator” Berulang

“Sementara itu, kondisi tiga korban keracunan lainnya terus membaik, bahkan salah satu korban yakni Imas (50) sudah dipulangkan,” jelasnya.

Lanjut Sandi, adapun dua korban lainnya masih berada di bawah pengawasan medis untuk memastikan pemulihan total.

“Untuk dua korban lainnya terus membaik, namun masih harus dilakukan perawatan,” tutup dia.***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button