Berita

Ratusan Warga Desa Benjot Cugenang Tolak Pembukaan Kandang Ayam

CIANJURUPDATE.COM – Ratusan warga Desa Benjot, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, menyatakan penolakan terhadap rencana aktivasi dan pembukaan kembali kandang ayam ras bibit Benjot Farm. Penolakan tersebut disampaikan dalam audiensi antara warga dan pihak perusahaan yang digelar di SDN Sukamaju 1, Jumat (16/1/2026).

Kandang ayam yang rencananya akan diaktifkan kembali itu berlokasi di sekitar Jalan Gatot Mangkupraja, Kampung Pangkalan, Desa Benjot, yang berbatasan langsung dengan Desa Cibulakan. Sebelumnya, peternakan ayam tersebut sempat vakum pasca bencana gempa bumi Cugenang pada tahun 2023.

BACA JUGA: Kebakaran Hebat Hancurkan Gudang Ban Bekas dan Kandang Ayam di Cianjur: Api Tak Kunjung Padam

Dalam audiensi tersebut, perwakilan perusahaan, Nur Huda, memaparkan rencana operasional serta sejumlah tawaran kepada masyarakat. Ia menjelaskan bahwa peternakan tersebut telah berdiri sejak tahun 1992 dan sebelumnya mengalami kerugian besar akibat gempa, yang menyebabkan sekitar 5.000 ekor ayam mati sehingga operasional dihentikan sementara.

“Selama 35 tahun saya bekerja di perusahaan ini, pengembangan peternakan sudah dilakukan di beberapa daerah seperti Blitar, Boyolali, Banyumas, Garut, dan di wilayah ini ada empat lokasi. Ke depan, kami akan fokus pada pembibitan ayam, bukan ayam petelur seperti sebelumnya yang memang sempat dikeluhkan warga karena bau dan lalat,” ujar Nur Huda.

BACA JUGA: Bupati Cianjur Sebut Bekas Kandang Ayam Jadi Tempat Tinggal Layak Korban Gempa yang Viral, Fakta Sebenarnya Ternyata Begini!

Ia juga menawarkan sejumlah komitmen kepada warga, di antaranya perekrutan tenaga kerja sebanyak 125 hingga 130 orang dengan prioritas 99 persen warga sekitar, bantuan pembangunan sarana peribadatan seperti masjid dan madrasah, dukungan kegiatan PHBI dan PHBN, kesiapan menampung aspirasi masyarakat, serta menjaga etika dan kelestarian lingkungan.

Namun demikian, tawaran tersebut tidak mengubah sikap warga. Usai pemaparan dari pihak perusahaan, perwakilan masyarakat menyampaikan penolakan secara tegas terhadap rencana pembukaan kembali kandang ayam tersebut.

Perwakilan warga Desa Benjot dan Desa Cibulakan, Muhammad Nur, menyatakan bahwa warga menolak secara penuh karena keberadaan peternakan dinilai akan merugikan lingkungan dan kualitas hidup masyarakat sekitar.

BACA JUGA: Ketua BUMDes Benjot Mangkir, Dana Ratusan Juta Gagal Dikembalikan ke Kejari Cianjur

“Kami menolak karena wacana pembangunan maupun aktivasi kembali kandang ayam ini akan berdampak langsung pada lingkungan pemukiman warga, khususnya di Kampung Pangkalan, Dadap Jajar, Garogol Kulon dan Kidul, serta Kampung Ranca Picung yang lokasinya sangat berdekatan,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa warga akan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap pergerakan pihak perusahaan.

“Jika tetap dipaksakan, kami siap melakukan tindakan yang lebih tegas. Kami tidak ingin warga tergerus oleh kepentingan pihak lain,” ujarnya.

Terkait penolakan tersebut, warga berencana melayangkan surat dan petisi resmi kepada dinas terkait serta Komisi I DPRD Kabupaten Cianjur sebagai bentuk sikap dan tuntutan agar rencana aktivasi kandang ayam tersebut dihentikan.***

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button