Rakerkab KONI Cianjur: Evaluasi 2025 dan Strategi Menuju Porprov Jabar 2026
CIANJURUPDATE.COM – Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Cianjur tahun 2025 digelar di ruang Bale Praja Pendopo Cianjur, Jumat (27/2/2026). Kegiatan tersebut membahas evaluasi program 2025 serta strategi peningkatan prestasi menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV tahun 2026.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Kabupaten Cianjur, Beny Rustandi, dalam pidatonya menyampaikan bahwa pihaknya telah mempersiapkan babak kualifikasi Porprov dan berhasil meloloskan sekitar 40 cabang olahraga (cabor).
“Alhamdulillah Kabupaten Cianjur telah meloloskan sekitar 40 cabor. Dari jumlah itu lahir 461 atlet, pelatih, dan ofisial yang akan memperkuat kontingen,” ujar Beny.
Menurutnya, evaluasi tahun 2025 menunjukkan bahwa prestasi olahraga di Kabupaten Cianjur masih harus ditingkatkan. Pada Rakerkab ini, seluruh pengurus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program yang telah dilaksanakan serta memfokuskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat XV yang akan digelar pada 7–20 November 2026.
BACA JUGA: Susu Impor China di Program MBG Disorot, Bupati Cianjur Pastikan Satgas Turun Tangan
Ajang tersebut rencananya akan dilaksanakan di tiga daerah, yakni Bogor, Depok, dan Bekasi, dengan tambahan beberapa cabang olahraga di Bandung dan Bogor.
Selain membahas target prestasi, KONI Cianjur juga meluncurkan website resmi sebagai pusat data dan informasi olahraga. Beny menyebutkan, Cianjur menjadi kabupaten/kota kelima di Jawa Barat yang memiliki pusat data olahraga terintegrasi.
“Website ini akan menjadi pusat informasi, data atlet, sekaligus sarana promosi olahraga Cianjur,” katanya.
BACA JUGA: Temukan Kenyamanan Ekstra dan Keawetan Tanpa Tanding dengan Suzuki Nex II
Saat ini, posisi Cianjur berada di peringkat 26 tingkat Jawa Barat. Namun, pihaknya menargetkan lonjakan prestasi masuk 10 hingga 15 besar pada Porprov 2026.
“Kita ingin realistis. Target 10 atau 15 besar sangat mungkin dicapai jika persiapan dilakukan sejak sekarang,” tegasnya.
Untuk mencapai target tersebut, tahun 2026 KONI akan memfokuskan program Pelatihan Daerah (Pelatda) khusus bagi atlet potensial. Sistem pembinaan dilakukan dengan pemetaan cabor unggulan dan cabor potensi, serta penerapan sport intelligence guna memaksimalkan kesiapan atlet dan pelatih.
Sementara itu, Bupati Cianjur Muhamad Wahyu Ferdian berharap Rakerkab dapat menghasilkan program konkret yang mampu meningkatkan kualitas olahraga daerah.
“Kami harapkan dari rapat kerja ini lahir rumusan dan inovasi terbaik untuk dunia olahraga Kabupaten Cianjur. Target 15 besar itu realistis,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan dan peningkatan fasilitas olahraga telah dimasukkan dalam prioritas Dinas Pendidikan dan Olahraga sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah.
Terkait atlet asal Cianjur yang sebelumnya direkrut daerah lain, Bupati memastikan akan mengupayakan agar mereka kembali memperkuat daerah asalnya.
“Orang Cianjur harus di Cianjur lagi. Mudah-mudahan ke depan anggaran juga bisa meningkat sehingga prestasi kita semakin baik,” tandasnya.
Dengan 40 cabang olahraga yang telah lolos kualifikasi, Cianjur optimistis mampu memperbaiki peringkat dan menjadikan olahraga sebagai salah satu sektor pendorong ekonomi daerah.***





















