Berita

Protes Jalan Rusak, Warga Bojongpicung Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan

CIANJURUPDATE.COM – Kejengkelan warga Kampung Babakanlaban, Desa Bojongpicung, Kabupaten Cianjur, terhadap infrastruktur yang terabaikan akhirnya memuncak. Sebagai bentuk mosi tidak percaya kepada pemerintah daerah, warga nekat menanam batang pohon pisang tepat di tengah kubangan jalan yang rusak berat.

Aksi yang dilakukan pada malam hari ini merupakan simbol kekecewaan yang telah menahun. Pasalnya, akses utama warga tersebut tak kunjung diperbaiki meski tampuk kepemimpinan Bupati Cianjur telah berganti beberapa kali.

BACA JUGA: Waspada! Kasus Chikungunya di Bojongpicung Cianjur Naik Jadi 43 Orang

Ketua RT 03/05, Nur Laelasari atau yang akrab disapa Bu Ai mengonfirmasi bahwa aksi tersebut dilakukan secara spontan oleh warga tanpa pemberitahuan sebelumnya. Ia menyebut warga merasa dianaktirikan oleh pemerintah, mengingat status desa mereka adalah ibu kota Kecamatan Bojongpicung.

Ironisnya, kontras pembangunan sangat terlihat jelas jika dibandingkan dengan desa-desa tetangga di wilayah kecamatan yang sama.

“Tanam Pohon pisang itu protes bentuk kekecewaan terhadap pemerintah, karena ruas jalan tersebut sudah lama rusak berat sedangkan ruas jalan di desa lainnya yang ada di Kecamatan Bojongpicung sudah bagus dicor beton,” ungkap Bu Ai, pada Minggu (1/3/2026).

BACA JUGA: Diduga Tak Berizin, Tim Gabungan Jabar dan Cianjur Tutup Sementara Galian C di Bojongpicung

Ia juga memberi peringatan keras bahwa aksi ini hanyalah permulaan. Jika pemerintah tetap bergeming, warga mengancam akan menambah jumlah pohon pisang di sepanjang ruas jalan tersebut.

Kepala Desa Bojongpicung, Dihernawan, yang langsung meninjau lokasi pada pagi hari setelah mendapat laporan, membenarkan adanya aksi kebun pisang dadakan di jalan sepanjang 750 meter tersebut. Alih-alih mengecam, Dihernawan justru memberikan apresiasi atas keberanian warga menyuarakan hak mereka.

BACA JUGA: Dendam Berujung Pembacokan, Seorang Pria di Bojongpicung Dibacok Teman Sendiri

Menurutnya, pihak desa telah berulang kali memperjuangkan perbaikan jalan dengan lebar 4 meter itu melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan, namun hasilnya selalu nihil.

“Kami memberikan informasi pada masyarakat yang telah melaksanakan protes menanam pohon pisang karena benar adanya bahwa ruas jalan Babakan Laban sudah lama tidak diperbaiki, dengan itu mohon segera adanya tanggapan untuk pembangunan jalan tersebut,” tegas Dihernawan.***

TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
PlayPause
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-8
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-7
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-4
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-3
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-5
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-9
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-2
TeamworkmakesthedreamworkMelepaspenatdarirutinitaskantordenganfungamesditengah-6

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Nikmati berita tanpa iklan berlebih. Dukungan Anda memastikan kami tetap jujur, berani, dan independen demi kepentingan publik di Cianjur.

  • Mendukung Jurnalisme Kritis & Independen
  • Menjaga Website Tetap Minim Iklan
  • Donasi Seikhlasnya Tanpa Nominal Paksaan