Polisi Buru Pickup Pelaku Tabrak Lari di Depan Pengadilan Agama Cianjur, Sisir Rekaman CCTV
CIANJURUPDATE.COM – Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Cianjur tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan seorang pria bernama Dedi Nasrudin seorang Advokat meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi di depan Kantor Pengadilan Agama Cianjur pada waktu subuh.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Prio Gunawan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban sebelum menjelaskan progres penanganan kasus ini.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan maut tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.38.42 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, diduga kuat kecelakaan merupakan sebuah kendaraan jenis mobil pickup.
BACA JUGA: Mobil Damkar Cianjur Kecelakaan hingga Terguling di Sukanagara Saat Menuju Lokasi Kebakaran
“Saat ini, Unit Gakkum telah melaksanakan upaya hukum untuk menangani kecelakaan lalu lintas tersebut. Barang bukti berupa kendaraan milik almarhum sudah kami amankan di Polres Cianjur,” ujar Ipda Ahmad Prio Gunawan Kepada Wartawan, Kamis sore (16/4/26).
Kendala Identifikasi Lewat CCTV
Pihak kepolisian telah melakukan penyisiran terhadap rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, terutama di titik terdekat yaitu depan Pengadilan Agama. Namun, petugas menemui kendala teknis dalam mengidentifikasi pelat nomor kendaraan pelaku.
Menurutnya Beberapa kendala utama yang dihadapi tim penyidik antara lain, Waktu Kejadian: Peristiwa terjadi sesaat setelah salat subuh dengan kondisi pencahayaan yang masih minim.
Efek Silau: Visual pada rekaman CCTV terganggu oleh pantulan cahaya lampu mobil (silau).
Jarak Pandang: Jarak antara kamera pemantau dengan objek kendaraan yang cukup jauh membuat gambar terlihat kabur.
BACA JUGA: Polisi Selidiki Video Dugaan Keributan di Dapur SPPG Kubang, Mediasi Belum Temui Kesepakatan
Kondisi Korban
Menurut keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian, korban Dedi Nasrudin sebenarnya masih dalam keadaan hidup saat upaya pertolongan pertama dilakukan. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong setelah dievakuasi ke rumah sakit.
“Kami memohon doa dari masyarakat agar kasus ini segera menemukan titik terang. Kami terus berupaya maksimal melakukan penyisiran CCTV di area-area terdekat lainnya untuk menemukan identitas kendaraan tersebut,” pungkasnya.
Hingga saat ini, pihak Kepolisian Resort Cianjur masih terus mengejar keberadaan sopir mobil pick-up yang diduga terlibat dalam insiden tabrak lari ini.***





















