Menyingkap Pesona Gunung Padang, Situs Megalitikum Terbesar di Asia Tenggara Milik Cianjur
CIANJURUDPATE.COM – Gunung Padang bukan sekadar tumpukan batu biasa. Berlokasi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, situs ini berdiri sebagai salah satu peninggalan bersejarah paling fenomenal di Indonesia. Dikenal karena keunikan struktur batuannya dan misteri peradaban yang menyertainya, Gunung Padang kini bukan hanya menjadi kebanggaan warga lokal, melainkan juga sorotan dunia arkeologi internasional sebagai bagian penting dari sejarah peradaban Nusantara.
Jejak Peradaban di Ketinggian Campaka
Secara geografis, Gunung Padang terletak di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka. Berada di ketinggian sekitar 885 meter di atas permukaan laut (mdpl), situs ini menawarkan pemandangan pegunungan yang asri dan udara yang sejuk.
Namun, untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus memiliki stamina yang cukup karena perlu menapaki ratusan anak tangga batu yang terjal. Struktur tangga ini menunjukkan bahwa sejak masa lampau, Gunung Padang memang dirancang sebagai tempat sakral yang memiliki nilai khusus—bukan sekadar area pemukiman biasa.
Mahakarya Megalitik: Punden Berundak Lima Teras
Ciri khas utama dari Gunung Padang adalah struktur punden berundak yang tersusun dari ribuan batu andesit berbentuk kolom ( columnar jointing). Situs ini terdiri dari lima teras utama yang disusun secara bertingkat:
- Teras Pertama: Area terluas yang menjadi pintu masuk utama.
- Teras Kedua hingga Keempat: Area transisi dengan susunan batu yang semakin tertata.
- Teras Kelima: Bagian puncak yang dianggap paling sakral.
Dalam kajian arkeologi, bentuk punden berundak ini merupakan ciri khas budaya megalitik. Fungsinya sangat luhur, yakni sebagai tempat pemujaan, sarana ritual keagamaan, serta media penghormatan terhadap roh leluhur.
BACA JUGA: Pemugaran Situs Gunung Padang Resmi Dimulai, Gubernur Jabar dan Dirjen Kebudayaan Tinjau Lokasi

Keunikan yang Mendunia
Apa yang membuat Gunung Padang begitu istimewa dibandingkan situs lainnya? Berikut adalah beberapa poin kuncinya:
1. Terbesar di Asia Tenggara
Gunung Padang diakui sebagai kompleks punden berundak dengan luas lahan terbesar di kawasan Asia Tenggara.
2. Laboratorium Ilmu Pengetahuan
Situs ini menjadi objek penelitian lintas disiplin, mulai dari arkeologi, sejarah, hingga geologi yang meneliti usia batuan di bawah permukaannya.
3. Teknologi Masa Lalu
Susunan batu yang sangat rapi mencerminkan kemampuan teknik dan pengetahuan arsitektur masyarakat prasejarah yang luar biasa dalam mengolah batuan alam.
Menjaga Warisan Tak Tergantikan
Dengan segala nilai sejarah, arkeologis, hingga spiritual yang terkandung di dalamnya, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menetapkan Gunung Padang sebagai cagar budaya yang dilindungi. Penetapan ini bukan sekadar label formalitas, melainkan sebuah seruan bagi kita semua.
Melestarikan Gunung Padang adalah tanggung jawab kolektif. Menjaga keutuhan batuannya dan menghormati kesakralan lokasinya berarti kita sedang menjaga narasi sejarah bangsa agar tetap bisa dipelajari oleh generasi mendatang. Gunung Padang adalah bukti nyata bahwa Nusantara telah memiliki peradaban yang tinggi sejak ribuan tahun silam.
Penulis: Syasqia Najla Salsabila (Mahasiswa Universitas Suryakancana Cianjur)
Editor: Muhammad Afsal Fauzan S.



