Mahasiswa Cianjur Kompak Gelar Aksi Depan Gedung DPRD, Desak Berbagai Tuntutan Rakyat

BACA JUGA: Ribuan Guru Honorer Demo DPRD Cianjur, Minta Batalkan Penundaan Pengangkatan ASN
Terpisah, Ketua PC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cianjur, Lisda Nurohmah, menegaskan bahwa mahasiswa tidak akan pernah diam menghadapi situasi seperti ini.
“Kami melihat DPR semakin kehilangan arah, menjauh dari rakyat yang mereka wakili. Sementara itu, aparat kepolisian yang seharusnya melindungi justru melakukan kekerasan yang merenggut nyawa. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap amanat konstitusi dan pengkhianatan terhadap kemanusiaan. IMM Cianjur berdiri di garis depan untuk mengingatkan bahwa kekuasaan tidak boleh berada di atas rakyat!,” tegas Lisda saat di wawancarai.
BACA JUGA: Jokowi Minta Demo Tolak Kenaikan BBM Digelar Baik-Baik, Netizen: Cara Baik-Baik Itu Gimana?
Aksi yang digelar bersama Koalisi Rakyat Cianjur Memanggil ini membawa tiga tuntutan pokok yang mendesak untuk segera ditindaklanjuti.
DPR harus kembali kepada jati dirinya sebagai wakil rakyat, bukan sekadar perpanjangan tangan oligarki atau kepentingan politik pragmatis.
“DPR ada karena rakyat, dan tanpa rakyat lembaga itu kehilangan legitimasi moral maupun politik,” kata dia.
Di tengah krisis ekonomi, ketika rakyat susah mencari nafkah, DPR justru menikmati fasilitas dan tunjangan mewah.
“IMM Cianjur mendesak agar tunjangan dan gaji DPR yang tidak sebanding dengan kinerja segera dievaluasi, dipangkas, bahkan dibatalkan,” tegas dia.
BACA JUGA: AMPI Cianjur Gelar Diskusi, Usung Tema ‘Pemuda Bicara Demokrasi’