Komunitas Musisi Cipanas Bakal Gelar Konser Amal untuk Korban Bencana Aceh Tamiang dan Sumatera

CIANJURUPDATE.COM – Komunitas musisi yang berbasis di Moonlight Cafe bersama para musisi Cipanas-Cianjur menginisiasi sebuah konser amal besar bertajuk penggalangan donasi untuk membantu warga terdampak bencana di Aceh Tamiang, Sumatera. Acara puncak direncanakan berlangsung pada 15 Februari 2026 mendatang di Moonlight Cafe.
Wakil Ketua Panitia Penyelenggaraan, M. Sopyan menjelaskan bahwa ide ini muncul dari rasa empati sesama musisi melihat kondisi saudara-saudara di Sumatra yang masih membutuhkan bantuan mendesak.
“Awal gagasan itu dari kami di Moonlight Coffe dan beberapa musisi Cipanas-Cianjur merencanakan konser amal untuk penggalangan donasi,” ujarnya, pada Senin 19 Januari 2026.
Konser ini akan dimeriahkan oleh penampilan musisi nasional, yakni Dika Ada Band dan Naga (Ada Band/eks Lyla).
“Selain bintang tamu utama, ada juga 23 band lokal Cianjur, termasuk Seven Up dan Allegra, juga telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk menyukseskan acara tersebut,” kata dia.
Panitia menargetkan dapat menjual sedikitnya 300 tiket dengan harga Rp150.000 per lembar. Dari hasil penjualan tiket tersebut, minimal 50 persen akan disalurkan langsung sebagai donasi, sementara sisanya digunakan untuk biaya operasional acara.
“Kami berharap total donasi yang terkumpul, baik dari tiket maupun sumbangan langsung, dapat mencapai angka Rp 50 juta hingga Rp100 juta,” ucap dia.
BACA JUGA: Pemerintah Kecamatan Cugenang Salurkan Rp47,6 Juta Donasi Warga untuk Korban Bencana Sumatera
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, pihaknya bekerja sama dengan lembaga Kita Peduli.
“Selain dalam bentuk uang tunai, panitia juga sedang mempertimbangkan untuk menerima donasi dalam bentuk logistik sandang dan pangan jika koordinasi pengiriman memungkinkan,” ucap dia.
Sebelum acara puncak dimulai, lanjut dia, panitia akan melakukan serangkaian kampanye mingguan (pre-event) di beberapa titik strategis, seperti, Car Free Day (CFD) Cianjur dan Cipanas. Open Booth dan promosi di berbagai venue rekanan seperti Aston, Roof Park, dan Balqis.
“Penjualan Merchandise, di mana seluruh keuntungan penjualan kaos acara akan dialokasikan untuk donasi,” ucap dia.
Saat ini, pihak penyelenggara terus melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah melalui Asisten Daerah dan Disparbud untuk memastikan kelancaran acara.
“Informasi lebih lanjut mengenai pembelian tiket dan mekanisme donasi dapat dipantau melalui akun media sosial Moonlight Cafe serta akun pribadi para musisi yang terlibat,” tutup dia.***



