Keluarga Pekerja Migran Asal Cianjur di Jepang Minta Bantuan Bupati, Jenazah Segera Bisa Dipulangkan

Tenaga Analis Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Indonesia Disnakertrans Cianjur, Raga Sugih Pangestu, membenarkan pihaknya sudah melayangkan surat permohonan bantuan ke Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) pada 6 Agustus 2025. Surat itu juga ditembuskan ke Bupati Cianjur, Kementerian P2MI, dan BP3MI Jawa Barat.
“Ihsanudin berangkat dengan visa turis, bekerja serabutan, dan berstatus overstayer. Berdasarkan laporan dari KBRI Tokyo, beliau sempat dirawat di Ibaraki Prefectural Central Hospital dan didiagnosis positif TBC pembuluh darah,” jelasnya.
BACA JUGA: Bupati Hadiri Pasar Murah Kejari, Produk Asli Warga Binaan Lapas Cianjur
Biaya perawatan rumah sakit mencapai ¥400.000. Dari jumlah itu, donasi WNI dan bantuan KBRI berhasil menutup sebagian besar, menyisakan sekitar ¥38.000.
Kini, keluarga besar Ihsanudin bersama para WNI di Jepang masih berupaya menggalang dana untuk memulangkan jenazah ke tanah air.
Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian mengatakan, pihaknya sudah melakukan langkah melalui disnakertrans, berproses untuk membawa warga Cianjur ke tempat tinggalnya.
” Jadi memang itu rekan kita, saudara kita kesana, memang secara adminstratif surat-menyurat tidak sesuai yah, sudah berproses dari beberapa minggu yang lalu,” kata Bupati. ***
Editor: Dadan Suherman