Bersihkan Jalur Pendakian Gunung Gede, Polda Jabar Angkut 5 Ton Sampah dan Lepas Liarkan Elang
CIANJURUPDATE.COM – Kawasan konservasi Gunung Gede Pangrango akhirnya dibersihkan dari tumpukan sampah yang sempat viral di media sosial. Dalam aksi bersih-bersih selama dua hari sejak Sabtu (9/5/2026) hingga Minggu (10/5/2026), sebanyak 5 ton sampah berhasil diangkut oleh ratusan personel gabungan dari Polda Jabar dan Polres Cianjur.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Bhakti Polda Jabar dan Bhayangkari ini menyisir jalur pendakian yang dipenuhi oleh sampah, terutama plastik pembungkus makanan milik oknum pendaki.
“Sebelumnya kami mendapatkan informasi jika banyak sampah yang dibuang secara sembarangan di Gunung Gede. Sehingga bertepatan dengan Bhakti Polda Jabar dan Bhayangkari ini, Polres Cianjur juga turut serta membersihkan Gunung Gede dari sampah, terutama di jalur pendakian,” ujar Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi, Minggu (10/5/2026).
Baca Juga: Polres Cianjur Amankan 150 Motor Berknalpot Brong, Temukan Miras hingga Dugaan Narkotika
Setelah dikumpulkan, seluruh sampah tersebut langsung dibawa turun untuk dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS). Kapolres menekankan pentingnya kesadaran pendaki untuk tidak merusak alam dengan sampah yang sulit terurai.
“Sampah itu kemudian kami bawa turun untuk dikumpulkan ke TPAS,” kata dia. “Tentu dalam jangka panjang dapat merusak alam. Makanya kami imbau pasca kegiatan ini, seluruh pihak terutama pendaki dapat menjaga Gunung Gede Pangrango dengan tidak membuang sampah sembarangan.”
Selain pengangkutan sampah, kepolisian melakukan upaya restorasi lahan dengan menanam bibit tanaman saninten dan rotan. Menariknya, penanaman dilakukan dengan metode shooting seeds untuk menjangkau area yang sulit diakses secara manual.
Baca Juga: Diduga Jadi Sarang Narkoba, Rumah Kosong di Haurwangi Cianjur Digeruduk Emak-emak
“Metode yang digunakan pun bukan tanam biasa, tetapi menggunakan cara shooting seeds. Dimana bibitnya ditembakkan menggunakan alat khusus, sehingga dapat menjangkau titik yang sulit,” jelas Alexander.
Petugas juga menanam bunga edelweiss di beberapa titik kawasan puncak.
“Kami juga melakukan penanaman bunga edelweiss yang merupakan bunga abadi. Berharap kelestarian alam Gunung Gede abadi,” tambahnya.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan bhakti lingkungan tersebut, pihak kepolisian bersama instansi terkait melepasliarkan dua ekor Elang Ular Bido (Spilornis cheela) ke habitat aslinya di kawasan Gunung Gede Pangrango.
Langkah ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan meningkatkan populasi satwa dilindungi di wilayah tersebut.
“Kita kembalikan ke alam, agar mereka kembali ke habitatnya sekaligus memperkaya keanekaragaman hewan di Gunung Gede Pangrango,” kata Alexander.
Kapolres berharap melalui aksi kolaboratif ini, keberagaman hayati di Gunung Gede Pangrango dapat tetap terjaga dan pulih dari dampak negatif aktivitas manusia. “Semoga Gunung Gede tetap terjaga, dengan keberagaman hayati dan alamnya,” pungkasnya.***





















