Penjualan Obat Terlarang Secara Terbuka di Cianjur Utara Resahkan Warga
CIANJURUPDATE.COM – Praktik peredaran obat-obatan terlarang dilaporkan semakin marak dan dilakukan secara terbuka di wilayah Cianjur Utara, khususnya di Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur. Aksi transaksi yang dilakukan di ruang publik tersebut terpantau tetap berlangsung di tengah kekhusyukan ibadah bulan suci Ramadan.
Berbeda dengan pola sebelumnya yang cenderung menggunakan kedok toko kelontong atau warung makan, kini sejumlah oknum pengedar mulai berani menjajakan barang haram tersebut di trotoar jalan. Berdasarkan rekaman video yang beredar, seorang pria tampak duduk di trotoar Jalan Raya Puncak Cianjur untuk melayani pembeli secara langsung.
Seorang saksi mata, Eneng (nama samaran), mengaku melihat langsung aktivitas tersebut saat sedang menunggu waktu berbuka puasa di sekitar lokasi. Menurutnya, pelaku awalnya tidak terlihat mencurigakan karena berbaur dengan kerumunan remaja.
Baca Juga: Light Up The Dream: PLN Hadirkan Terang dan Harapan di Bulan Ramadan
“Dikira memang sedang nongkrong di situ, karena kan yang pakai topi itu duduk pakai kursi. Tapi setelah diperhatikan, ternyata pria yang bertopi masih paket berisi obat pada setiap yang beli,” ungkap Eneng, Jumat (6/3/2026).
Eneng menambahkan bahwa meskipun lokasi transaksi sedikit terhalang oleh rumput taman pembatas jalan, aktivitas tersebut tetap dapat terlihat jelas oleh pengguna jalan yang melintas.
“Jadi sudah terang-terangan jualan saja itu. Tidak secara sembunyi-sembunyi atau yang kita tahu kan kamuflasenya jadi kios atau warung,” tambahnya.
Baca Juga: Polres Cianjur Tetapkan Pelaku Penganiayaan jadi Tersangka, Terancam 7 tahun Penjara
Berdasarkan pengamatan di lokasi selama satu jam, mayoritas pembeli obat-obatan tersebut diduga masih berusia di bawah umur. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan dampak kerusakan bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Merespons laporan tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Cianjur menyatakan telah memetakan titik-titik rawan peredaran obat terlarang tersebut. Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menoleransi aktivitas ilegal tersebut.
“Kita akan terus melakukan penindakan. Bagi para pengedar bersiap untuk ditangkap dan lebaran di sel tahanan,” tegas Alexander.
Baca Juga: Oknum Berjaket Ojek Online Diduga Mencuri iPhone 11 Milik Karyawan Toko Busana di Maleber Cianjur
Polres Cianjur kini memprioritaskan operasi pemberantasan obat-obatan keras selama bulan Ramadan. Sebelumnya, petugas telah mengamankan sejumlah pelaku di wilayah Karangtengah, dan kini fokus pengawasan akan diperluas ke titik-titik lain sesuai laporan masyarakat.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi narkotika dan obat terlarang lainnya agar tidak berhadapan dengan konsekuensi hukum.
“Jauhi obat terlarang atau narkoba, jika menjadi penyalahguna siap-siap juga lebaran di tempat rehabilitasi,” pungkasnya.
Apakah Anda ingin saya membuat draf laporan tindak lanjut atau infografis teks mengenai titik-titik rawan peredaran obat ini di Cianjur?





















