Tekan Enter untuk mencari · Esc untuk menutup

Cianjur Update
Beranda Berita Nasional & Regional Pendidikan Bisnis & UMKM Olahraga Gaya Hidup Hiburan Otomotif Tips dan Tutorial Teknologi & Gadget Tentang Kami Kontak
Berita

Duel Pelajar Viral di Medsos, Polres Cianjur Periksa 10 Orang Untuk Pendalaman

Terbit 22 Jan 2026 13:01 WIB · 1 menit dibaca
Bagikan
Duel Pelajar Viral di Medsos, Polres Cianjur Periksa 10 Orang Untuk Pendalaman — Cianjur Update
Kasatreskrim Polres Cianjur AKP Fajri Ameli Putra memberikan keterangan terkait pemeriksaan 10 pelajar yang terlibat duel viral di media sosial. Foto: Fauzi/Cianjurupdate

CIANJURUPDATE.COM — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Cianjur mengamankan sebanyak 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi perkelahian antar pelajar yang viral di media sosial dengan judul “gladiator anak berhadapan dengan hukum”.

Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Fajri Ameli Putra, mengatakan para terduga pelaku diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Penanganan kasus tersebut sebelumnya dilakukan oleh Polsek setempat sebelum akhirnya dilimpahkan ke Polres Cianjur.

“Memang sempat viral di media sosial. Kemarin kami menerima penyerahan dari Polsek karena jarak lokasi kejadian cukup jauh. Saat ini kami sudah melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sekitar 10 orang yang diduga terlibat dalam video tersebut,” ujar AKP Fajri.

Iklan sevilage

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, perkelahian tersebut berawal dari komunikasi melalui pesan langsung (DM) di media sosial. Kedua kelompok kemudian sepakat untuk bertemu dan melakukan duel tanpa jeda maupun pembicaraan sebelumnya.

Baca Juga
Polres Cianjur Ungkap Peredaran 14,8 Kg Ganja, Nilai Barang Bukti Capai Rp600 Juta
Berita · Berita terkait

“Awalnya janjian lewat DM, kemudian bertemu dan langsung melakukan duel antara kelompok satu dan kelompok lainnya,” jelasnya.

Dalam peristiwa tersebut, satu orang korban mengalami luka cukup serius dan kini masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Sindangbarang. Berdasarkan informasi awal dari pihak medis, korban mengalami patah tulang.

AKP Fajri mengungkapkan, pemicu perkelahian diduga bermula dari unggahan status berinisial “R” yang diartikan sebagai *ribut*. Status tersebut kemudian memicu komunikasi antar pihak hingga berujung perkelahian secara langsung atau COD.

“Hasil pemeriksaan sementara, seluruh yang terlibat merupakan pelajar, baik tingkat SMP maupun SMA, sesuai identitas masing-masing,” katanya.

Baca Juga
Disdikpora Cianjur Klarifikasi Status Dua Remaja Terduga Tawuran: Bukan Lagi Siswa SMP
Berita · Berita terkait

Saat ini, seluruh pihak yang diamankan masih berstatus saksi. Polisi masih melakukan pendalaman untuk menentukan peran masing-masing anak dalam peristiwa tersebut.

“Barang bukti yang diamankan berupa dua unit handphone yang digunakan untuk merekam kejadian, handphone untuk komunikasi DM, serta satu unit kendaraan yang digunakan ke lokasi kejadian,” tambahnya.

Polisi juga masih mendalami makna dan maksud dari status yang menjadi pemicu awal perkelahian tersebut. Kasus ini terus dikembangkan guna memastikan penanganan hukum yang sesuai dengan ketentuan peradilan anak.***

QRIS Cianjur Update

Dukung Jurnalisme Lokal Cianjur

Kontribusi Anda membantu kami menghadirkan berita akurat dan independen untuk Cianjur. Scan QRIS — nominal bebas.

PT Inti Media Cianjur QRIS didukung GoPay, OVO, Dana, dan semua bank
Penulis: Fauzi | Editor: Redaksi
Preferensi Sumber Google
🎉 Selamat HUT ke-349 Cianjur Lihat Semua →
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
Iklan HUT Cianjur
×
{