5 Cara Main Futures Crypto di 2026

CIANJURUPDATE.COM – Ditengah pasar crypto yang sedang tidak menentu, maka strategi yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan trading futures crypto. Karena trading futures tidak dipengaruhi oleh naik atau turunnya pergerakan harga suatu aset crypto.

Untuk trading crypto maka kamu bisa menggunakan aplikasi Pintu yang menawarkan 320 lebih token crypto. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan fitur Pintu Futures yang menyediakan trading crypto dengan leverage hingga 25 kali.

Banyak trader memulai dari pasar spot terlebih dahulu sebelum masuk ke derivatif. Namun, ketika kamu  sudah memahami dasar trading crypto, futures bisa menjadi langkah lanjutan yang lebih dinamis. Dengan leverage dan posisi dua arah, kamu dapat memaksimalkan peluang dari setiap pergerakan harga.

Baca Juga: Intip 5 Platform Trading Crypto dengan Fitur Lengkap

Di sisi lain, pasangan kontrak seperti BNB USDT perp Binance juga sering dijadikan referensi karena memiliki likuiditas tinggi dan pergerakan aktif. Kontrak perpetual seperti ini membantu trader membuka posisi tanpa tanggal kadaluarsa, sehingga strategi bisa lebih fleksibel.

Perkembangan pasar crypto di 2026 tidak lagi hanya berfokus pada beli murah dan jual mahal. Kini, semakin banyak trader beralih ke instrumen derivatif seperti futures karena menawarkan fleksibilitas lebih tinggi.

Dengan futures, kamu tetap bisa menghasilkan keuntungan meskipun pasar turun, sehingga peluang profit tidak bergantung pada tren bullish saja. Oleh sebab itu, pemahaman strategi menjadi kunci utama sebelum terjun.

Baca Juga: 5 Exchange Crypto Indonesia yang Aman, Resmi, dan Cocok untuk Investor Baru

Untuk memulai, kamu perlu memilih platform yang aman sekaligus lengkap. Di Indonesia, aplikasi Pintu menjadi salah satu opsi populer karena menawarkan pengalaman trading yang ramah pemula, biaya kompetitif, serta keamanan berlapis.

Selain itu, tersedia Pintu Pro dengan grafik profesional, indikator teknikal lengkap, order book real-time, dan alat analisis lanjutan. Bahkan, pengguna juga dapat mengakses tokenisasi saham global serta emas crypto, sehingga seluruh kebutuhan investasi tersedia dalam satu aplikasi all-in-one.

5 Cara Main Futures Crypto

Agar tidak sekadar spekulasi, berikut 5 cara trading futures crypto di 2026 secara aman dan terstruktur, diantaranya adalah:

  1. Pahami Konsep Dasar Futures Crypto Terlebih Dahulu

Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah memahami apa itu futures. Futures adalah kontrak derivatif yang memungkinkan kamu berspekulasi pada harga aset di masa depan tanpa benar-benar memiliki aset tersebut. Dengan kata lain, kamu hanya memperdagangkan pergerakan harganya.

Berbeda dengan spot trading, futures memungkinkan dua jenis posisi, yaitu long dan short. Jika kamu membuka posisi long, maka kamu berharap harga naik. Sebaliknya, jika membuka short, maka kamu berharap harga turun.

Selain itu, futures menawarkan leverage. Leverage memungkinkan kamu mengontrol posisi lebih besar dengan modal kecil. Namun, meskipun terlihat menguntungkan, leverage juga memperbesar risiko kerugian. Oleh karena itu, kamu harus memahami cara kerjanya sebelum menggunakannya.

Dengan memahami konsep dasar ini, kamu tidak akan bingung saat melihat istilah margin, likuidasi, atau funding rate.

Baca Juga: Harga Bitcoin Terus Anjlok, Crypto Winter Diprediksi Bakal Muncul Lagi

  1. Gunakan Platform dengan Fitur Analisis Lengkap dan Stabil

Setelah memahami teori, kamu harus memilih platform trading yang mendukung analisis teknikal secara menyeluruh. Futures membutuhkan eksekusi cepat, sehingga aplikasi yang lambat bisa merugikan.

Terdapat beberapa platform yang telah mendukung trading futures crypto di Indonesia yang menyediakan fitur leverage dan fitur charting yang lengkap serta cocok untuk trader profesional salah satunya Pintu Futures dan beberapa platform crypto lain.

Pintu Futures adalah fitur trading derivatif di aplikasi Pintu yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan kontrak berjangka aset crypto dengan leverage hingga 25x. Dengan antarmuka yang simpel, dukungan leverage tinggi, stop order, limit order, serta biaya trading kompetitif, Pintu Futures cocok untuk trader pemula maupun profesional.

Pintu Pro menawarkan berbagai fitur profesional seperti grafik candlestick detail, indikator RSI, MACD, Bollinger Bands, serta Moving Average. Dengan alat tersebut, kamu dapat membaca tren pasar secara objektif.

Selain itu, order book real-time membantu kamu melihat tekanan beli dan jual. Dengan data tersebut, kamu bisa menentukan waktu entry yang lebih presisi.Tidak hanya itu, Pintu juga menyediakan Pintu Futures untuk perdagangan derivatif secara langsung.

Ditambah lagi dengan fitur tokenisasi saham dan emas crypto, Anda dapat melakukan diversifikasi portofolio tanpa perlu berpindah aplikasi. Dengan platform yang lengkap, keputusan trading menjadi lebih rasional dan terukur.

  1. Mulai dengan Leverage Rendah dan Kelola Margin Secara Bijak

Banyak pemula tergoda menggunakan leverage tinggi karena ingin cepat untung. Padahal, leverage besar justru meningkatkan risiko likuidasi. Sebagai langkah awal, gunakan leverage kecil seperti 2x atau 3x. Dengan begitu, pergerakan harga kecil tidak langsung menghabiskan modal.

Selain itu, selalu perhatikan margin. Jangan gunakan seluruh dana sebagai margin karena kamu membutuhkan cadangan jika pasar bergerak berlawanan. Sebaliknya, sisakan dana sebagai buffer agar posisi tetap aman.

Kemudian, pahami perhitungan liquidation price. Jika harga mendekati batas likuidasi, sebaiknya tutup posisi lebih awal untuk menghindari kerugian total. Manajemen margin yang baik membantu Anda bertahan lebih lama di pasar.

  1. Terapkan Strategi Entry, Exit, dan Stop Loss yang Jelas

Futures crypto bergerak sangat cepat. Oleh karena itu, kamu harus memiliki rencana sebelum masuk pasar. Pertama, tentukan titik entry berdasarkan sinyal teknikal, misalnya breakout resistance atau konfirmasi tren.

Selanjutnya, tentukan target profit yang realistis, misalnya 5–10% per transaksi. Ketiga, pasang stop loss untuk membatasi kerugian. Tanpa stop loss, satu pergerakan ekstrem bisa menghabiskan seluruh modal. Sebaliknya, dengan batas risiko yang jelas, kerugian tetap terkendali.

Selain itu, hindari overtrading. Terlalu sering membuka posisi justru membuat Anda emosional dan sulit fokus. Lebih baik menunggu sinyal kuat daripada memaksakan entry. Disiplin pada rencana trading membuat performa lebih konsisten.

  1. Disiplin, Evaluasi, dan Diversifikasi Aset

Terakhir, kamu harus membangun disiplin jangka panjang. Futures bukan cara cepat kaya, melainkan proses belajar berkelanjutan. Buat jurnal trading untuk mencatat setiap transaksi. Tulis alasan masuk pasar, indikator yang digunakan, serta hasilnya.

Dengan data tersebut, maka kamu bisa mengetahui strategi mana yang efektif. Selain itu, jangan hanya fokus pada satu aset. Diversifikasi ke instrumen lain seperti tokenisasi saham global atau emas crypto dapat membantu menyeimbangkan risiko.

Jika pasar crypto sedang turun, aset lain bisa membantu menjaga stabilitas portofolio. Dengan pendekatan ini, kamu tidak bergantung pada satu sumber keuntungan saja.

Dari penjelasan diatas, maka dapat disimpulkan dalam trading futures crypto di 2026 menawarkan peluang besar karena kamu dapat meraih potensi profit di segala kondisi pasar. Namun, tanpa strategi yang tepat, risiko kerugian juga sama besarnya.

Oleh sebab itu, kamu harus memahami konsep futures, memilih platform lengkap seperti Pintu dan Pintu Pro, menggunakan leverage rendah, menerapkan manajemen risiko ketat, serta disiplin mengevaluasi setiap transaksi.

Dengan pendekatan terstruktur, futures bukan lagi sekadar spekulasi, melainkan strategi trading profesional. Jika kamu konsisten belajar dan mengelola risiko, instrumen ini dapat menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan potensi keuntungan di pasar crypto modern.

Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.

Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.

Exit mobile version