Skip to main content

Perbedaan Ikan Pari Hias Dan Ikan Pari Terbesar

Ikan pari adalah nama bagi ikan dari superorder Batoidea yang memiliki bentuk tubuh khas, yaitu melebar tipis seperti bersayap dengan bentuk ekor bagaikan cambuk. Terdapat sekitar 600 macam jenis spesies ikan pari diseluruh perairan di dunia, baik air laut, air payau, maupun air tawar, meskipun sebagian besar spesies ikan yang juga berkerabat dengan ikan hiu tersebut hidup di lautan.

Perbedaan Ikan Pari Hias Dan Ikan Pari Terbesar
Gambar Ikan Pari

Dari sekian banyak jenis ikan pari, hanya beberapa jenis spesies ikan pari yang banyak dikenal oleh manusia. Jenis ikan pari paling besar di dunia yaitu ikan pari manta, kemudian ikan pari hias air laut yaitu ikan pari elang tutul, dan ikan pari hias air tawar yang biasa disebut dengan nama Potamotrygon, merupakan jenis ikan pari yang paling populer. Berikut profil ikan ketiga jenis ikan pari tersebut.


Ikan Pari Manta
Gambar Ikan Pari Terbesar
Gambar Ikan Pari Manta
Klasifikasi Ilmiah Pari Manta
KingdomAnimalia
PhylumChordata
ClassChondrichthyes
SubclassElasmobranchii
OrderMyliobatiformes
SuborderMyliobatidae
FamilyMobulidae
GenusManta
Type speciesCephalopterus manta (Bancroft, 1829)
SpeciesManta alfredi,
Manta birostris,
Manta hynei.
Berdasarkan klasifikasi ilmiah seperti pada tabel diatas, Pari manta merupakan sebuah genus ikan pari yang terdiri dari 3 anggota spesies ikan pari, yaitu Manta alfredi, Manta birostris, dan Manta hynei. Dari ketiga jenis spesies ikan pari manta, adalah ikan pari manta birostris yang merupakan jenis spesies ikan pari paling besar dan dikenal dengan nama Giant oceanic manta ray.

Ikan pari terbesar di dunia ini berukuran tubuh sekitar 7 meter melebar dari ujung sirip dada ke ujung sirip dada lainnya. Beberapa pihak melaporkan telah menemukan jenis ikan pari yang berat tubuhnya dapat mencapai 3 ton tersebut dengan ukuran hingga sekitar 9 meter. Berstatus near threatened atau dekat dengan ancaman dalam daftar merah IUCN, ikan pari manta dapat dijumpai di lautan tropis di seluruh dunia, sekitar 35o lintang utara hingga 35o lintang selatan.

Ikan pari yang berprilaku dapat bersahabat dengan manusia (penyelam) dan ikan-ikan lainnya ini memiliki ciri-ciri sama halnya dengan jenis ikan pari lainnya, selain memiliki ekor seperti cambuk ikan pari manta juga memiliki sirip dada yang besar dan lebar yang membuat keseluruhan tubuhnya terlihat berbentuk pipih atau tipis. Jika dibandingkan dengan ikan pari lainnya, ekor ikan pari manta lebih pendek, namun mereka memiliki otak yang lebih besar dibandingkan jenis ikan pari lainnya maupun dengan ikan hiu yang merupakan kerabat dekat ikan pari dalam kelas Chondrichthyes. Oleh sebab itu ikan pari manta diyakini lebih cerdas dari spesies lainnya pada kelas Chondrichthyes.

Gambar ikan pari manta
Selain memiliki lapisan lendir yang berguna untuk melindungi kulitnya, ciri khas dari ikan pari manta terdapat pada kepalanya yang memiliki sepasang sirip sefala yang terlihat seperti tanduk, kedua sirip tersebut berfungsi sebagai alat bantu untuk memasukkan air yang mengandung plankton yang menjadi makanannya ke dalam mulut. Selain dengan menggunakan tanduknya tersebut, ikan pari yang dapat melompat keluar dari air ini juga meyaring plankton melalui 5 pasang celah insang yang terdapat pada bagian bawah tubuhnya yang memiliki tapis insang atau piringan penyaring. Selain memakan plankton, ikan pari yang memiliki sekitar 300 gigi kecil ini juga memakan hewan-hewan kecil seperti anak ikan dan udang.

Warna tubuh ikan pari manta bervariasi tergantung lokasi penyebarannya, mulai dari hitam, cokelat, biru keabu-abuan, hingga nyaris putih. Pada saat musim kawin mereka akan berkumpul untuk mencari pasangannya, dan setelah mendapatkan pasangannya perkawinan akan berlangsung hingga 90 menit. Ikan pari manta berkembang biak dengan cara ovovivipar atau telurnya menetas di dalam tubuh induknya. Induk betina ikan pari manta dapat reproduksi atau menghasilkan 2 anak ikan pari baru dalam satu kali perkawinan. Ancaman atau hewan lainnya yang menjadi ikan pari adalah ikan hiu macan.


Ikan Pari Elang Tutul
Gambar Ikan Pari Hias
Gambar Ikan Pari Elang Tutul
Klasifikasi Ilmiah Pari Elang Tutul
KingdomAnimalia
PhylumChordata
ClassChondrichthyes
SubclassElasmobranchii
OrderMyliobatiformes
FamilyMyliobatidae
GenusAetobatus
SpeciesA. narinari
Binomial nameAetobatus narinari (Euphrasén, 1790)
Berdasarkan klasifikasi ilmiah seperti pada table diatas, ikan pari elang tutul atau Spotted eagle ray adalah salah satu jenis spesies ikan pari dari genus Aetobatus, keluarga Myliobatidae. Ikan bertulang rawan jenis spesies ini menyukai hidup di perairan tropis sekitar samudra atlantik, samudra pasifik, dan samudra hindia. Meski pun dibeberapa negara jenis ikan pari ini termasuk hewan yang dilindungi dan masuk dalam daftar merah IUCN sebagai hewan mendekati status hampir punah ini pada umumnya masih diburu atau dipancing untuk di perjual belikan sebagai hewan peliharaan atau ikan hias yang disimpan didalam aquarium atau kolam khusus.

Ikan Pari elang tutul dapat tumbuh maksimal hingga mencapai 5 meter dengan bobot berat mencapai 230 kilogram ini memilki 2-6 duri berbisa yang dapat mengancam nyawa manusia. Duri-duri tersebut berada pada ekornya yang sangat panjang dibandingkan dengan ekor jenis ikan pari lainnya. Memiliki sirip dada yang memanjang seperti sayap dengan insang kecil dibawahnya membuat ikan pari yang memiliki bintik-bintik putih pada tubuhnya yang berwarna gelap ini terlihat seperti cakram datar dengan moncongnya yang mendalam bagai paruh bebek.

Kebiasaan ikan pari elang tutul berenang bebas diperairan dangkal terbuka dan terdapat terumbu karang. Pada umumnya mereka menggali pasir laut dengan gigi untuk menemukan mangsanya, giginya tersebut dapat menghancurkan moluska bercangkang. Makanan ikan pari elang tutul adalah krustasea seperti kepting, udang, dan kelomang, selain itu ikan pari yang banyak ditangkap di Asia tenggara serta Afrika tersebut memakan moluska seperti siput laut, bivalvia, gurita, dan juga merupakan pemangsa ikan.

Sama halnya dengan ikan pari manta, ikan pari elang tutul juga bereproduksi secara ovovivipar, namun dapat melahirkan sebanyak 4 ekor anak yang dikandung selama satu tahun. Bayi-bayi tersebut berukuran sekitar 17 hingga 35 cm dan bayi hingga anak ikan pari tersebut pada umumnya dijadikan sebagai ikan pari hias yang disimpan dalam aquarium air laut. Ikan hiu macan, hiu banteng, hiu martil, hiu lemon, dan hiu sirip putih, merupakan pemangsa yang dapat mengancam ikan pari elang tutul.

Synonyms dari Spesies Aetobatus narinari antara lain, Aetobatis latirostris, Aetobatis narinari, Aetomylus maculatus, Myliobatis eeltenkee, Myliobatis macroptera, Myliobatus punctatus, Raia quinqueaculeata, Raja narinari, Stoasodon narinari.


Ikan Pari Hias Air Tawar
Gambar ikan pari hias air tawar
Gambar Ikan Pari Hias Air Tawar
Klasifikasi Ilmiah Potamotrygon
KingdomAnimalia
PhylumChordata
ClassChondrichthyes
OrderMyliobatiformes
FamilyPotamotrygonidae
GenusPotamotrygon (Garman, 1877)
Type speciesTrygon hystrix (J. P. Müller & Henle, 1841)
Adalah Potamotrygon atau freshwater stingrays yang dikenal sebagai jenis ikan pari hias air tawar. Seperti pada tabel klasifikasi ilmiah di atas, Potamotrygon merupakan sebuah genus ikan pari dari keluarga ikan pari air tawar Potamotrygonidae.

Jenis ikan pari yang banyak dijual di tempat perdagangan ikan hias ini berasal dari sungai-sungai di kawasan Amerika selatan. Spesies-spesies ikan pari dari genus Potamotrygon memiliki ukuran tubuh bervareatif tergantung jenis spesiesnya, Spesies P. wallacei merupakan anggota terbesarnya yang dapat tumbuh maksimal hingga 1,5 meter. Penduduk yang tinggal disekitar sungai-sungai Amerika selatan lebih takut dengan jenis ikan pari Potamotrygon ini dibandingkan dengan ikan yang terkenal berbahaya lainnya seperti piranha karena bisa yang terdapat pada duri ekor ikan pari ini sangat mematikan. Hewan karnivora ini telah banyak di kembang biakan oleh para petani dipenakaran. Terdapat sekitar 30 spesies ikan pari Potamotrygon, antara lain:
  1. Potamotrygon adamastor (Fontenelle, J. P. & de Carvalho, M. R., 2017) dikenal dengan nama Branco river stingray.
  2. Potamotrygon albimaculata (M. R. de Carvalho, 2016) dikenal dengan nama Itaituba river stingray or Tapajós river stingray.
  3. Potamotrygon amandae (Loboda & M. R. de Carvalho, 2013) dikenal dengan nama Amanda's river stingray.
  4. Potamotrygon amazona (Fontenelle, J. P. & de Carvalho, M. R., 2017) dikenal dengan nama Upper Amazon raspy river stingray.
  5. Potamotrygon boesemani (R. S. Rosa, M. R. de Carvalho & Wanderley, 2008) dikenal dengan nama Boeseman's river stingray.
  6. Potamotrygon brachyura (Günther, 1880) dikenal dengan nama Short-tailed river stingray.
  7. Potamotrygon constellata (Vaillant, 1880) dikenal dengan nama Thorny river stingray.
  8. Potamotrygon falkneri (Castex & Maciel, 1963) dikenal dengan nama Large-spot river stingray.
  9. Potamotrygon garmani (Fontenelle, J. P. & de Carvalho, M. R., 2017) dikenal dengan nama Garman's river stingray.
  10. Potamotrygon henlei (Castelnau, 1855) dikenal dengan nama Big-tooth river stingray.
  11. Potamotrygon histrix (J. P. Müller & Henle, 1834) dikenal dengan nama Porcupine river stingray.
  12. Potamotrygon humerosa (Garman, 1913) dikenal dengan nama Rough-back river stingray.
  13. Potamotrygon jabuti (M. R. de Carvalho, 2016) dikenal dengan nama Pearl river stingray.
  14. Potamotrygon leopoldi (Castex & Castello, 1970) dikenal dengan nama White-blotched river stingray.
  15. Potamotrygon limai (Fontenelle, J. P. C. B. Silva & M. R. de Carvalho, 2014) dikenal dengan nama Zé Lima river stingray.
  16. Potamotrygon magdalenae (A. H. A. Duméril, 1865) dikenal dengan nama Magdalena river stingray.
  17. Potamotrygon marinae (Deynat, 2006) dikenal dengan nama Marina's river stingray.
  18. Potamotrygon motoro (J. P. Müller & Henle, 1841) dikenal dengan nama Ocellate river stingray.
  19. Potamotrygon ocellata (Engelhardt, 1912) dikenal dengan nama Red-blotched river stingray.
  20. Potamotrygon orbignyi (Castelnau, 1855) dikenal dengan nama Smooth-back river stingray.
  21. Potamotrygon pantanensis (Loboda & M. R. de Carvalho, 2013) dikenal dengan nama Pantanal river stingray.
  22. Potamotrygon rex (M. R. de Carvalho, 2016) dikenal dengan nama Great river stingray.
  23. Potamotrygon schroederi (Fernández-Yépez, 1958) dikenal dengan nama Flower ray or rosette river stingray.
  24. Potamotrygon schuhmacheri (Castex, 1964) dikenal dengan nama Parana river stingray.
  25. Potamotrygon scobina (Garman, 1913) dikenal dengan nama Raspy river stingray.
  26. Potamotrygon signata (Garman, 1913) dikenal dengan nama Parnaiba river stingray.
  27. Potamotrygon tatianae (J. P. C. B. Silva & M. R. de Carvalho, 2011) dikenal dengan nama Tatiana's river stingray.
  28. Potamotrygon tigrina (M. R. de Carvalho, Sabaj Pérez & Lovejoy, 2011) dikenal dengan nama Tiger river stingray.
  29. Potamotrygon wallacei (M. R. de Carvalho, R. S. Rosa & M. L. G. Araújo, 2016) dikenal dengan nama Cururu ray.
  30. Potamotrygon yepezi (Castex & Castello, 1970) dikenal dengan nama Maracaibo river stingray.

Catatan
Meskipun memiliki racun pada ekornya, namun tidak sedikit manuasia menjadikan ikan pari sebagai ikan konsumsi. Terdapat kandungan lemak, omega 3, protein, kalsium, kalium, magnesium, natrium, tembaga, fosfor, zat besi, asam amino, zinc, serta vitamin D pada tubuh Ikan pari.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar