Bintang Laut Dan Rahasiah Hidupnya

Bintang laut adalah hewan invertebrata kelas Asteroidea yang termasuk kedalam sebuah filum bernama Echinodermata. Meski secara ilmiah bukanlah bagian dari jenis ikan, namun binatang simetri radial yang tidak memiliki rangka ini dialam bahasa inggris disebut dengan nama Starfish.

Bintang Laut Dan Rahasiah Hidupnya

Terdapat lebih dari 1500 jenis spesies Bintang laut yang terbagi dalam 7 ordo. Sebagian besar spesiesnya bergerak merayap di dasar laut dengan kecepatan rendah dengan menggunakan sistem vaskular air. Bintang laut juga memiliki kaki tabung yang terletak di bagian ventral yang dapat berfungsi sebagai pergerakan dan membantu makan.

Berdasarkan penelitian pada fosil, Bintang laut berasal dari Ordovisium sekitar 450 juta tahun yang lalu. Satwa yang juga banyak dijadikan sebagai barang antik, serta dijadikan simbol dalam beberapa kebudayaan ini merupakan predator generalis, makan mikroalga, bivalvia, spons, siput, polip karang dan hewan kecil lainnya. Beberapa spesies Bintang laut memakan bahan organik yang membusuk.

Klasifikasi ilmiah Bintang laut
KingdomAnimalia
FilumEchinodermata
KelasAsteroidea (De Blainville, 1830)
OrdoBrisingida
Forcipulatida
Paxillosida
Notomyotida
Spinulosida
Valvatida
Velatida

Ordo Brisingida
Gambar Bintang laut ordo Brisingidal
Gambar Bintang laut ordo Brisingidal

Brisingida adalah sebuah ordo pada kelas Asteroidea atau dikenal sebagai kelompok Bintang laut. Terdapat sekitar 111 spesies yang terbagi dalam 17 genera dalam 2 keluarga yang terdapat pada ordo Brisingida.

Pada umumnya Bintang laut ordo Brisingida ini hidup di laut terdalam terutama wilayah laut Karibia dan Selandia baru, sebagian kecil dapat dijumpai juga di perairan dangkal di Antartika. Bintang laut dari ordo yang memiliki 6 hingga 18 lengan panjang tergantung spesiesnya ini memiliki lengan tipis, memiliki satu seri lempeng marjinal dengan beberapa piringan aboral, pedicellariae silang, serta memiliki beberapa seri duri panjang pada lengannya.

Berikut 2 keluarga dan pada ordo Brisingida:
  1. Keluarga Brisingidae (G.O. Sars, 1875), yang terbagi dalam 17 genera atau genus, antara lain Astrolirus, Astrostephane, Brisinga/Craterobrisinga, Brisingaster, Brisingella, Brisingenes, Hymenodiscus, Labidiaster, Midgardia, Novodinia, Odinella, dan Stegnobrisinga.
  2. Keluarga Freyellidae (Downey, 1986), yang terbagi dalam 6 genera atau genus, antara lain Astrocles, Belgicella, Colpaster, Freyastera, Freyella, dan Freyellaster.


Ordo Forcipulatida
Gambar Bintang laut ordo Forcipulatida
Gambar Bintang laut ordo Forcipulatida

Forcipulatida adalah sebuah ordo dari spesies-spesies Bintang laut yang banyak ditemukan di pantai Atlantik Utara. Terdapat 6 keluarga yang terbagi dalam 63 genera pada ordo yang beranggotakan 269 spesies ini.

Spesies-spesies dalam ordo yang memiliki pediselaria yang khas ini memiliki tubuh yang kuat dibandingkan dengan Bintang laut dari ordo lainnya dan terdiri dari tangkai pendek dengan memiliki 3 tulang rangka, kaki tabung pengisapnya berujung datar biasanya diatur dalam empat baris.

Berikut 6 keluarga dan pada ordo Forcipulatida, antara lain Asteriidae (Gray, 1840), Heliasteridae (Viguier, 1878), Pedicellasteridae (Perrier, 1884), Pycnopodiidae (Fisher, 1928), Stichasteridae (Perrier, 1885), dan Zoroasteridae (Sladen, 1889).


Ordo Notomyotida
Gambar Bintang laut ordo Notomyotida
Gambar Bintang laut ordo Notomyotida

Notomyotida adalah salah satu dari 2 ordo dari kelas Asteroidea yang hanya memiliki satu keluarga saja. Adalah Keluarga Benthopectinidae yang memiliki anggota 75 spesies yang terbagi dalam 8 genera.

Deskripsi dan karakteristik pada anggota Bintang laut dari ordo yang pada umumnya menghuni laut dalam ini memiliki lengan fleksibel dengan ermukaan dorso-lateral dalam lengan berisi otot-otot longitudinal. Beberapa spesies dari ordo Notomyotida ini memiliki kaki tabung dengan daya hisap rendah.

Berikut 8 genera pada ordo Notomyotida dalam satu keluarga Benthopectinidae (Verrill, 1894), antara lain Acontiaster (Döderlein, 1921), Benthopecten (Verrill, 1884), Cheiraster (Studer, 1883), Gaussaster (Ludwig, 1910), Myonotus (Fisher, 1911), Nearchaster (Fisher, 1911), Pectinaster (Perrier, 1885), dan Pontaster (Sladen, 1885).


Ordo Paxillosida
Gambar Bintang laut ordo Paxillosida
Gambar Bintang laut ordo Paxillosida

Paxillosida adalah suatu ordo Bintang laut yang banyak hidup di area pasir atau lumpur. Beranggotakan 372 spesies, ordo Paxillosida merupakan ordo terbesar ke-2, spesies-spesies tersebut terbagi dalam 48 genera dalam 7 keluarga.

Anggota ordo Paxillosida merupakan Bintang laut klasik yang tidak mengekstraksi perut mereka saat menyusui, serta tidak memiliki pengisap pada kaki tabung mereka. Ordo Bintang laut yang pada dewasanya tidak memiliki anus ini juga tanpa melalui tahap brachiolaria dalam perkembangan larvanya.

Berikut 7 Keluarga pada ordo Paxillosida, antara lain Astropectinidae (Gray, 1840), Ctenodiscidae (Sladen, 1889), Goniopectinidae (Verrill, 1889), Luidiidae (Sladen, 1889), Porcellanasteridae (Sladen, 1883), Pseudarchasteridae, dan Radiasteridae (Fisher, 1916).


Ordo Spinulosida
Gambar Bintang laut ordo Spinulosida
Gambar Bintang laut ordo Spinulosida

Spinulosida adalah suatu ordo Bintang laut yang memiliki 2 keluarga namun hanya baru satu keluarga yang telah diakui oleh World Register of Marine Species, yaitu keluarga Echinasteridae (Verrill, 1870). Jumlah anggota dari keluarga Echinasteridae adalah 121 spesies yang terbagi dalam 8 genera atau genus.

Spesies-spesies Bintang laut ordo bintang laut merah ini mempunyai susunan rangka yang halus dengan lempeng marjinal yang kecil. Namun sebagian besar dari mereka tidak memiliki pedicellariae dan hidup di dasar laut, di atas batu, kerikil, serta pasir dan lumpur.

Berikut 8 genera atau genus pada ordo Spinulosida, antara lain Aleutihenricia (Clark & Jewett, 2010), Dictyaster (Wood-Mason & Alcock, 1891), Echinaster (Müller & Troschel, 1840), Henricia (Gray, 1840), Metrodira (Gray, 1840), Odontohenricia (Rowe & Albertson, 1988), Plectaster (Sladen, 1889), dan Rhopiella (Fisher, 1940).


Ordo Valvatida
Gambar Bintang laut ordo Valvatida
Gambar Bintang laut ordo Valvatida

Valvatida adalah suatu ordo Bintang laut terbesar yang memiliki jumlah anggota 695 spesies yang terbagi kedalam 172 genera dalam 17 keluarga. Salah satu genusnya merupakan genus yang spesies-spesiesnya menjadi hewan peliharaan aquarium atau dikenal sebagai Bintang laut bandal.

Ukuran tubuh Bintang laut dari ordo yang pada umumnya memiliki 5 lengan dengan 2 baris kaki tabung pengisap ini bervarian tergantung spesiesnya, dari mulai Bintang laut terkecil hingga berukuran sekitar 75cm. Beberapa spesies dari ordo Valvatida telah punah.

Berikut 17 keluarga pada ordo Valvatida, antara lain Acanthasteridae (Gervais, 1841), Archasteridae (Viguier, 1878), Asterinidae (Gray, 1840), Asterodiscididae (Rowe, 1977), Asteropseidae (Hotchkiss & Clark, 1976), Chaetasteridae (Sladen, 1889), Ganeriidae (Sladen, 1889), Goniasteridae (Forbes, 1841), Leilasteridae (Jangoux & Aziz, 1988), Mithrodiidae (Viguier, 1878), Odontasteridae (Verrill, 1899), Ophidiasteridae (Verrill, 1870), Oreasteridae (Fisher, 1911), Podosphaerasteridae (Fujita & Rowe, 2002), Poraniidae (Perrier, 1875), Solasteridae (Viguier, 1878), dan Sphaerasteridae (Schöndorf, 1906).


Ordo Velatida
Gambar Bintang laut ordo Velatida
Gambar Bintang laut ordo Velatida

Velatida adalah suatu ordo Bintang laut yang pada umumnya dikenal dengan tubuhnya tebal dan memiliki cakram yang besar. Tercatat dalam World Register of Marine Species, ordo yang memiliki 4 keluarga ini beranggotakan 138 spesies yang terbagi dalam 16 genera.

Selain memiliki fleksibilitas tubuh yang baik, banyak papila pada wajah aborale mereka membuat mereka dapat bernapas di wilayah perairan yang beroksigen buruk. Spesies-spesies dari ordo yang memiliki 5 hingga 15 lengan ini memiliki ukuran tubuh bervarian, Yang terkecil adalah Caymanostellidae yang berukuran sekitar 0,5 hingga 3cm dan yang terbesar adalah Pterasteridae yang besar tubuhnya dapat mencapai hingga 30cm.

Berikut 4 keluarga yang ada pada ordo Velatida:
  1. Keluarga Caymanostellidae (Belyaev, 1974), yang terbagi dalam 2 genera atau genus, antara lain Belyaevostella dan Caymanostella.
  2. Keluarga Korethrasteridae (Danielssen & Koren, 1884), yang terbagi dalam 3 genera atau genus, antara lain Korethraster, Peribolaster, dan Remaster.
  3. Keluarga Myxasteridae (Perrier, 1885), yang terbagi dalam 3 genera atau genus, antara lain Asthenactis, Myxaster, dan Pythonaster.
  4. Keluarga Pterasteridae (Perrier, 1875), yang terbagi dalam 8 genera atau genus, antara lain Amembranaster, Benthaster, Calyptraster, Diplopteraster, Euretaster, Hymenaster, Hymenasterides, dan Pteraster.


Cara berkembang biak Bintang laut
Bintang laut berkembang biak dengan beberapa cara tergantung jenis spesiesnya. Sebagian besar bintang laut adalah gonokora dengan cara bertelur dengan proses sel telur yang dibuahi sperma yang dikeluarkan induk jantan ke perairan. Beberapa spesies Bintang laut juga hermaphrodites simultan yang dapat menghasilkan telur dan sperma dalam satu individu secara bersamaan atau disebut ovotestis. Beberapa spesies Bintang laut juga hermafrodit sekuensial yang dapat merubah jenis kelamin dari jantan menjadi betina pada saat dewasa. Pada spesies jenis hermafrodit sekuensial, mereka dapat membelah diri sendiri menjadi individu baru. Usia hidup Bintang laut bervarian tergantung spesiesnya, namun beberapa spesienya dapat hidup hingga 34 tahun.