Burung Cendrawasih Biru

Burung Cendrawasih Biru atau Paradisaea rudolphi adalah salah satu dari 7 spesies burung cendrawasih yang berasal dari genus Paradisaea, keluarga Paradisaeidae. Burung yang berukuran sekitar 30cm ini menyebar di hutan-hutan pegunungan wilayah Papua Nugini bagian timur dan tenggara, umumnya mereka tinggal diketinggian sekitar 1.400 meter hingga 1.800 meter di atas permukaan laut.

Gambar Burung Cendrawasih Biru

Burung pemakan buah-buahan dan aneka serangga ini memiliki warna tubuh hitam dan biru, iris mata berwarna coklat tua, terdapat dua buah setengah lingkaran putih di sekitar mata dan memiliki sayap berwarna biru terang, paruhnya putih kebiruan, dan kaki berwarna abu-abu. Pada jantan dewasa terdapat bulu-bulu jumbai hiasan di sisi dadanya yang berwarna biru keunguan dan apabila dilihat dari atas akan terlihat warna cokelat kemerahan. Terdapat lingkaran oval hitam dengan tepi berwarna merah di dadanya dan memiliki dua buah tali bulu panjang berwarna hitam berujung biru cenderung membulat. Selain tanpa memiliki bulu hias, ukuran tubuh betina lebih kecil dari jantan.

Jantan burung yang termasuk spesies poligami ini akan menggantungkan badannya ke bawah di dekat betina dan membuka serta memamerkan bulu hiasannya sambil berkicau untuk menarik betinanya. Namun jantan akan meninggalkan betina setelah kopulasi dan mulai mencari betina atau pasangan baru.

Klasifikasi Ilmiah:
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoPasseriformes
FamiliParadisaeidae
GenusParadisaea
SpesiesP. rudolphi
Nama binomialParadisaea rudolphi(Finsch, 1885)
Spesies burung langka yang berstatus rentan atau rawan punah di dalam IUCN ini ditemukan pertama kali pada tahun 1884 oleh Carl Hunstein dalam salah satu ekspedisinya di pulau Papua. Pemberian nama ilmiah dari spesies yang kini jarang ditemukan ini terkait penghargaan terhadap Rudolf von Österreich-Ungarn, putra mahkota dari Austria.

<< Sebelumnya || 7 Spesies Burung Cendrawasih