Skip to main content

11 Spesies Cupang Paradise, Cerminan Pesona Alam Liar

Cupang Paradise adalah sekumpulan ikan kecil dari keluarga ikan Gurame (Osphronemidae). Mereka memiliki ikatan terdekat dengan ikan cupang pada umumnya (Bettas / Betta fish) di bandingkan dengan anggota keluarga osphronemidae lainnya. Hal tersebut dan kemiripan fisik 2 jenis cupang tersebut dikarenakan spesies - spesies cupang paradise dan spesies - spesies cupang bettas tergabung dalam sebuah subfamily yang sama, yaitu Macropodusinae (Hoedeman, 1948). Subfamily tersebut terbagi dalam 6 Genus (Macropodus, Betta, Trichopsis, Malpulutta, Parosphromenus, Pseudosphromenus). Ikan - ikan dari 4 genus selain genus betta dan genus parosphromenus pada umumnya dianggap sebagai cupang paradise.

Tipe cupang paradis dalam berkembang biak adalah Bubble nest, yaitu ketika induk betina mengeluarkan telur - telurnya, induk jantan akan menyimpan dan membuahi telur - telur tersebut di sarang busa atau gelembung udara yang telah dibuat oleh induk jantan diatas permukaan air sebelum perkawinan atau dalam masa pemijahan. Telur - telur tersebut akan menetas menjadi larva setelah 3 - 4 hari.

11 Spesies Cupang Paradise, Cerminan Pesona Alam Liar



1. Red-backed Paradise Red-backed Paradise
Red-backed Paradise merupakan spesies ikan hias kecil air tawar yang berasal dari Vietnam. Ikan yang dikenal sebagai salah satu jenis cupang paradise ini ditemukan pertamakali di sistem sungai Quảng Trị, Cam Lo, dan Giang di pesisir antara kota Đồng Hới dan Đông Hà di provinsi Quảng Bình dan Quảng Trị, Vietnam tengah pada tahun 2002. Spesies pemakan larva serangga dan sejenisnya ini mendiami zona marjinal, lingkungan perairan dengan vegetasi melimpah dan akar - akar tumbuhan yang terendam.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMacropodus erythropterus (Freyhof & Herder, 2002)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMacropodus (Lacépède, 1801)
Panjang7-8 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 20-30 °C
pH 6.0-8.0
Hardness 90-357 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriUjung posterior atau margin sisik pada kepala dan badan secara mencolok lebih gelap dari sisik,
Terdapat warna merah pada sirip ekor dan soft pelvic-fin ray,
Predorsal dan subdorsional tubuh berwarna kemerahan,
Daerah atas sirip dubur berwarna biru kehijauan.

2. Cupang Hongkong Cupang Hongkong
Seperti namanya, Cupang Hongkong merupakan spesies ikan cupang paradise endemik perairan Hongkong, China. Ikan yang teridentifikasi pada tahun 2002 ini mendiami perairan di distrik Tai Po dan Sai Kung, Hongkong. Spesies pemakan larva serangga dan sejenisnya ini mendiami perairan arus lambat, sungai dangkal dan perairan kawasan pertanian.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMacropodus hongkongensis (Freyhof & Herder, 2002)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMacropodus (Lacépède, 1801)
Panjang6-7 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 15-25 °C
pH 6.0-8.0
Hardness 90-357 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriTerdapat bintik kehitaman di bagian penutup insang,
Pada daerah predorsal terdapat 3-5 noda berwarna coklat,
Margin sisik terlihat lebih gelap dari sisik,
Sebagian besar sirip dada berwarna putih.

3. Roundtail Paradisefish Roundtail Paradisefish
Roundtail Paradisefish adalah spesies ikan hias air tawar kecil yang menyebar di perairan wilayah Asia Timur, seperti Korea, Jepang, China hingga kawasan perairan Vietnam. Namun spesies yang telah teridentifikasi pada tahun 1842 ini lebih banyak ditemukan di Perairan China, antara lain di Pulau Zhoushan, sungai Zhu jiang dan sungai Heilong jiang yang berada diperbatasan China Rusia. Spesies pemakan larva serangga dan sejenisnya ini mendiami parit irigasi, sawah, kolam, rawa, sungai, dan backwaters.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMacropodus ocellatus (Cantor, 1842)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMacropodus (Lacépède, 1801)
Panjang7-8 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 10-22 °C
pH 6.0-7.5
Hardness 90-357 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriGaris mata tidak menghubungkan titik pada proyeksi posterior operkulum dengan mata,
Terdapat 6-13 raker pada ceratobranchial lengkungan insang pertama,
Margin sisik terlihat lebih gelap dari sisik,
Memiliki 16-19 spinous dorsal-fin rays.

4. Cupang Paradise Opercularis Cupang Paradise Opercularis
Cupang Paradise Opercularis adalah spesies ikan hias air tawar kecil yang termasuk salah satu jenis cupang paradise paling laris di pasaran ikan hias. Spesies ikan ini berasal dari kawasan China, terutama di sistem Sungai Yangtze, Pulau Hainan dan Taiwan, dapat di temukan juga di kawasan Vietnam bagian utara dan tengah, dan juga di Laos bagian timur laut. Spesies yang telah teridentifikasi sejak tahun 1758 ini memakan larva serangga dan sejenisnya dan termasuk spesies yang memiliki toleransi terhadap berbagai kondisi perairan, dari perairan dataran rendah seperti blackwater, sungai, sawah, waduk hingga perairan pegunungan.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMacropodus opercularis (Linnaeus, 1758)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMacropodus (Lacépède, 1801)
Panjang7-8 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 10-22 °C
pH 6.0-8.0
Hardness 90-357 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriMemiliki beberapa jenis seperti albino, red, blue, dan lainnya,
Opercular berwarna kecoklatan dengan margin posterior berwarna kemerahan,
Terdapat corak bintik pada rermukaan dorsal kepala dan predorsal,
Margin posterior sisik tubuh tidak lebih gelap dari sisik.

5. Black Paradisefish Black Paradise
Black Paradise merupakan salah satu cupang paradise yang berasal dari Indonesia dan Vietnam. Spesies ikan pemakan larva serangga dan sejenisnya ini telah teridentifikasi pada tahun 1936, Mereka mendiami lokasi perairan seperti irigasi, sawah, kolam, rawa, bukit, sungai dan backwaters.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMacropodus spechti (Schreitmüller, 1936)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMacropodus (Lacépède, 1801)
Panjang7-8 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 20-30 °C
pH 6.0-8.0
Hardness 90-357 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriWarna tubuh lebih gelap dari pada sisik - sisiknya,
Membran posterior dorsal-fin dan membran caudal-fin berwarna blue,
Caudal-fin rays berwarna hitam atau putih,
Pada sirip dada terdapat warna oranye kemerahan terang.

6. Ornate Paradisefish Ornate Paradisefish
Ornate Paradisefish adalah salah satu jenis ikan paradise yang merupakan satu - satunya spesies ikan dari genus Malpulutta. Spesies endemik Sri Langka ini teridentifikasi pada tahun 1937, Cupang paradise yang satu ini mendiami wilayah hutan zona basah yang memiliki curah hujan tinggi, larva serangga dan sejenisnya adalah makanan utama mereka di alam liar.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahMalpulutta kretseri (Deraniyagala, 1937)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusMalpulutta (Deraniyagala, 1937)
Panjang4-5 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 16-22 °C
pH 5.0-7.5
Hardness 18-143 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriMemiliki organ pernafasan labirin,
Terdapat 3 varian warna sirip: kemerahan, kebiruan dan ungu,,
Bentuk ekor cenderung meruncing,
Umumnya memiliki tubuh berwarna kuning.

7. Spiketail Paradisefish Spiketail Paradisefish
Spiketail Paradisefish adalah ikan cupang paradise dari genus Pseudosphromenus yang berasal dari kawasan India dan Sri Langka. Sama hal nya dengan cupang paradise lainnya, di alam liar spesies ini memakan larva serangga dan sejenisnya. Spesies yang teridentifikasi pada tahun 1831 ini hidup di perairan dangkal, genangan air banjir hutan, rawa - rawa dan sungan aliran air lambat.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahPseudosphromenus cupanus (Cuvier, 1831)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusPseudosphromenus (Bleeker, 1879)
Panjang5-6 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 20-28 °C
pH 6.0-7.5
Hardness 36-447 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriMemiliki organ pernafasan yang disebut labirin,
Terdapat garis Horizontal mulai dari mulur melewati mata dan tersambung dengan lateral,
Umumnya berwarna dasar kekuningan,
Terdapat bintik hitam pada pangkal ekor.

8. Pseudosphromenus Dayi Pseudosphromenus Dayi
Pseudosphromenus Dayi merupakan salah satu ikan cupang paradise dari genus Pseudosphromenus yang berasal dari drainase pesisir pegunungan Ghats Barat di negara bagian Kerala selatan, India, khususnya sungai Chalakkudy, Muvattupuzha, dan Periyar. Sama hal nya dengan cupang paradise lainnya, di alam liar spesies ini memakan larva serangga dan sejenisnya. Spesies ini hidup di perairan lamban seperti sawah, rawa, dan kawasan hutan banjir, namun ditemukan juga di pinggiran sungai dan selokan yang memiliki vegetasi terendam. Pseudosphromenus Dayi teridentifikasi pada tahun 1908.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahPseudosphromenus dayi (Köhler, 1908)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusPseudosphromenus (Bleeker, 1879)
Panjang6-7 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 25-28 °C
pH 6.5-7.5
Hardness 30-268 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriMemiliki organ pernafasan yang disebut labirin,
Ujung sirip ekor cenderung memanjang,
Umumnya berwarna dasar kekuningan,
Pada ujung sirip - sirip terdapat warna biru atau hijau terang.

9. Pygmy Gourami Pygmy Gourami
Pygmy Gourami adalah spesies ikan gurame kecil yang berasal dari sungai mekong wilayah Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand. Meski sebagian besar penggemar ikan hias tidak menganggap ikan ini sebagai cupang paradise, namun spesies ini masih dalam ruang lingkup terdekat ikan - ikan yang dianggap sebagai ikan paradise. Spesies yang memiliki bentuk tubuh percis dengan spesies - spesies ikan cupang betta pada umumnya ini mendiami tipe perairan seperti rawa hutan, rawa gambut, dataran banjir, anak sungai, kanal irigasi, sawah, dan parit pinggir jalan. Sama hal nya dengan cupang paradise lainnya, ikan yang teridentifikasi pada tahun 1936 ini memakan larva serangga dan sejenisnya.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahTrichopsis pumila (Arnold, 1936)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusTrichopsis (Canestrini, 1860)
Panjang3-4 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 22-28 °C
pH 5.0-7.5
Hardness 18-215 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriIkan ini dapat mengeluarkan bunyi,
Spinous dorsal-fin rays: 2-4,
Spinous anal-fin rays: 4-8,
Branched rays: 4.

10. Threestripe Gourami Threestripe Gourami
Threestripe Gourami adalah salah satu spesies ikan kecil yang berasal dari DAS mekong wilayah Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand. Spesies dari genus Trichopsis ini mendiami tipe perairan seperti rawa hutan, rawa gambut, dataran banjir, anak sungai, kanal irigasi, sawah, dan parit pinggir jalan. Sama hal nya dengan cupang paradise lainnya, ikan yang teridentifikasi pada tahun 1962 ini memakan larva serangga dan sejenisnya.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahTrichopsis schalleri (Ladiges, 1962)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusTrichopsis (Canestrini, 1860)
Panjang4-5 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 22-28 °C
pH 5.0-7.5
Hardness 18-215 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriSpesies ini mampu menghasilkan suara yang terdengar melalui mekanisme pectoral khusus yang unik,
Memiliki organ pernafasan yang disebut labirin,
Spinous anal-fin rays: 4-8,
Spinous dorsal-fin rays: 2-4.

11. Croaking Gourami Croaking Gourami
Croaking Gourami adalah salah satu spesies ikan kecil yang berasal dari DAS mekong wilayah Laos, Vietnam, Kamboja dan Thailand. Spesies dari genus Trichopsis ini mendiami tipe perairan seperti rawa hutan, rawa gambut, dataran banjir, anak sungai, kanal irigasi, sawah, dan parit pinggir jalan. Sama hal nya dengan cupang paradise lainnya, ikan yang teridentifikasi pada tahun 1962 ini memakan larva serangga dan sejenisnya.

Deskripsi dan Klasifikasi:
Nama IlmiahTrichopsis Vittata (Cuvier, 1831)
KeluargaOsphronemidae (Van der Hoeven, 1832)
GenusTrichopsis (Canestrini, 1860)
Panjang4-5 cm (dari mulut hingga pangkal ekor)
Kondisi AirTemperature 22-28 °C
pH 5.0-7.5
Hardness 18-215 ppm
Tipe BerkembangbiakBubble nester
CiriFilamentous anal-fin rays memanjang,
Garis-garis lateral cenderung gelap,
Terdapat bintik gelap di atas sirip dada,
Dapat menghasilkan suara yang terdengar melalui mekanisme pectoral khusus.
Baca Juga,
73 Spesies Ikan Cupang (Bettas)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar