Skip to main content

Monster Air atau Axolotl lebih dikenal sebagai Ikan Salamander

Axolotl atau dalam bahasa Indonesia berarti monster air namun populer dengan nama Ikan Salamander. Sebab hewan amfibi ini lebih dianggap sebagai ikan oleh beberapa kalangan dikarenakan larva dari spesies ini tidak mengalami metamorfosis seperti halnya larva dari spesies amfibi lainnya sehingga axolotl dewasa tetap bersifat akuatik dan memiliki insang.

Monster Air atau Axolotl lebih dikenal sebagai Ikan Salamander
Axolotl asli berasal dari Danau Xochimilco dan Danau Chalco di Meksiko tengah, namun saat ini di Danau Chalco sudah tidak ditemukan lagi hewan unik ini yang sebagian besar disebabkan oleh bencana alam seperti kekeringan atau pun banjir musiman. Predator baru seperti ikan nila dan ikan mas pun menjadi salah satu penyebab hewan ini hampir punah dan telah menjadikan Axolotl sebagai hewan langka. Kini hewan yang dapat tumbuh maksimal hingga 30cm ini termasuk hewan yang dilindungi oleh pemerintahan Meksiko. Dihabitat aslinya hewan karnivora ini memakan mangsa kecil seperti cacing, serangga, dan ikan kecil.

Axolotl sering digunakan dalam penelitian ilmiah karena hewan ini memiliki kemampuan yang luar biasa, yaitu dapat meregenerasi hampir seluruh anggota tubuhnya. Jika anda hendak memelihara hewan ini, baiknya anda menjaga suhu air disekitar 16 ° C (61 ° F) sampai 18 ° C (64 ° F). Sebagai makanannya bisa anda berikan cacing beku atau hidup, cacing tanah, dan cacing wax.

Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Amphibia
Ordo: Caudata
Famili: Ambystomatidae
Genus: Ambystoma
Spesies: A. mexicanum
Nama Binomial: Ambystoma mexicanum (Shaw, 1789)
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar